NAMLEA – Sebanyak tujuh peserta Program Pemagangan Nasional Batch I Angkatan II Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi diterima di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea, Senin (10/8/2026).
Ketujuh peserta tersebut sebelumnya telah menandatangani perjanjian kinerja sebagai peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan II di lingkungan Lapas Namlea.
Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Namlea, Yullian H. Tomasoa, mengatakan para peserta yang diterima merupakan hasil seleksi dari total 40 pendaftar.
Menurutnya, proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan untuk memastikan peserta yang terpilih sesuai dengan kebutuhan dan kriteria yang telah ditetapkan.
“Setelah kita seleksi dengan saksama, ada tujuh orang yang memenuhi kriteria kelulusan dan hari ini merupakan hari pertama mereka melaksanakan program magang,” ujar Yullian.
Tujuh peserta tersebut berasal dari berbagai bidang yang dilamar, yakni psikolog, psikiater, pengelola Barang Milik Negara (BMN), perawat kesehatan, pengelola kehumasan, pengelola sumber daya manusia (SDM), serta perawat.
Yullian menjelaskan, Program Pemagangan Nasional ini bukan kali pertama dilaksanakan di Lapas Namlea. Pada 2025 lalu, Lapas Namlea juga telah menerima enam peserta dalam program serupa.
“Jadi program ini merupakan yang kedua kali kita laksanakan. Para peserta yang magang di Lapas merupakan fresh graduate dan akan dibekali berbagai ilmu dan pengalaman kerja selama enam bulan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menyambut baik kehadiran para peserta magang. Ia berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi profesionalisme dan kedisiplinan selama mengikuti program.
“Selamat datang bagi peserta magang. Kami harapkan para peserta dapat segera beradaptasi dengan lingkungan yang ada di sini, serta dapat melaksanakan program magangnya dengan baik dan berkontribusi positif dalam tugas dan fungsi pemasyarakatan,” harap Marasabessy.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi para peserta, tetapi juga menjadi ruang bagi fresh graduate untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mengenal secara langsung dunia kerja, khususnya di bidang pemasyarakatan. (LO)

0 Comments