NAMROLE – Pimpinan Kabupaten Serikat Tani Nelayan (STN) Buru Selatan bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Buru Selatan memfasilitasi pembuatan dan pendistribusian Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan elektronik (e-Kusuka) bagi nelayan. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses nelayan terhadap program pemberdayaan pemerintah sekaligus memperjuangkan pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi masyarakat pesisir.
Kegiatan penyerahan kartu e-Kusuka tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Desa Nalbesy, Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan, Jumat (23/10/2026). Sebanyak 46 nelayan Desa Nalbesy menerima kartu yang diserahkan langsung oleh Pimpinan Kabupaten STN Buru Selatan, Majid Takimpo, bersama jajaran pengurus.
Program ini merupakan bagian dari upaya STN Buru Selatan untuk menyinergikan kerja organisasi dengan visi dan misi Bupati La Hamidi dan Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Eliaser Selsily, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan serta memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir.
Majid Takimpo menjelaskan, fasilitasi pembuatan dan pembagian kartu e-Kusuka tidak hanya berorientasi pada penyerahan kartu kepada nelayan, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun basis data pelaku usaha kelautan dan perikanan yang lebih menyeluruh di Kabupaten Buru Selatan.
Menurutnya, STN Buru Selatan berkomitmen menjangkau seluruh desa pesisir agar para nelayan memperoleh kemudahan dalam proses pendataan dan pengurusan kartu e-Kusuka.
Data yang dihimpun nantinya akan menjadi bahan advokasi melalui Pimpinan Pusat STN untuk disampaikan kepada kementerian terkait, terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat perjuangan nelayan Buru Selatan dalam memperoleh akses terhadap program pemerintah, termasuk pemenuhan kebutuhan dan kuota BBM bersubsidi sebagai salah satu penunjang utama aktivitas melaut.“Langkah ini merupakan bentuk komitmen Serikat Tani Nelayan dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kami ingin memastikan seluruh nelayan terdata dengan baik sehingga hak-hak mereka, terutama terkait akses BBM bersubsidi dan bantuan pemerintah, dapat diperjuangkan hingga ke tingkat pusat,” tegas Majid.
Ia menambahkan, pendataan yang akurat menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat posisi nelayan ketika mengakses program perlindungan dan pemberdayaan dari pemerintah. Karena itu, STN Buru Selatan akan terus mendorong perluasan pendataan hingga menjangkau desa-desa pesisir lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, nelayan Desa Nalbesy diharapkan semakin mudah mengakses berbagai program yang diperuntukkan bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan. Selain itu, pendataan yang terorganisasi diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperjuangkan kebutuhan nelayan secara lebih terarah.
STN Buru Selatan berharap sinergi dengan Dinas Perikanan serta dukungan berbagai pihak dapat terus diperkuat, sehingga program pemberdayaan nelayan tidak berhenti pada penerbitan kartu semata, tetapi berlanjut pada upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Buru Selatan.
(KT/04)


0 Comments