Banyak figur telah menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam Pilkada
Gubernur Maluku Tahun 2018 mendatang. Lobi-lobi dengan partai politik pun gencar
dibangun.
Kini giliran figur muda yang juga mantan Bupati Seram Bagian Tiur (SBT)
dua periode, Abdullah Vanath yang menyatakan kesiapannya untuk mau bertarung
dalam pentas politik di tingkat Provinsi Maluku itu.
Hal itu disampaikan Vanath kepada wartawan di Bula, Kamis (11/5) dengan
didampingi sejumlah loyalis dan kerabt dekatnya.
"Di Tahun 2018 nanti saya siap maju dalam perhelatan Pilkada
Maluku dan kemungkinan besar saya berpasangan dengan Pak Herman Koedoeboen, tapi
saya memilih untuk menjadi wakil dari pak Herman," kata Vanath.
Suami dari anggota DPR RI Rohani Vanath itu menjelaskan, pernyataan
sikap majunya dalam Pilkada Maluku tersebut, diumumkan setelah sebelumnya
berhasil melakukan berbagai pertimbangan serta kajian yang mendalam, utamanya
mengenai peluang-peluang kemengan dalam menumbangkan sang petahana Gubernur
Maluku, Said Assagaf.
Dimana, setelah melewati berbagai pertimbangan tersebut mantan Bupati
SBT itu memutuskan mengambil posisi Calon Wakil Gubernur mendampingi calon
gubernur Herman A Koeduboen.
Menurutnya, pembicaraan antar keduanya juga telah berhasil mencapai
kata sepakat, Olehnya itu, kesepakatan tersebut perlu diumumkan ke khalayak
umum terutama pendukung DAMAI dan MANDAT pada Pilgub 2013 lalu di seluruh
wilayah Maluku, guna untuk diketahui, sekaligus dapat menkonsolidasikan kembali
kekuatan kemenangan yang pernah didulang oleh kedua tokoh tersebut.
Dirinya menjelaskan, berdasarkan survey internal yang dilakukan belum
lama ini, jumlah simpatisan Damai dan juga Mandat masih menginginkan Vanath dan
Herman dapat kembali meneruskan perjuangan yang sempat tertunda di tahun 2013
lalu itu, dengan berharap keduanya bisa berkoalisi dalam melawan sang Petahana.
"Pendukung Damai dan Mandat pada Pilgub 2013 lalu sampai sekarang
masih menginginkan kami untuk maju dan bertarung kembali. Untuk itu, saya
berharap kekuatan ini terus terkonsolidasikan dengan baik dan rapi hingga 2018
nanti," katanya.
Sementara itu, disinggung mengenai sejauh mana pendekatan yang dibangun
dengan pimpinan Partai Politik guna mendapatkan rekomendasi sebagai tiket maju
dalam bursa pencalonan Cagub dan Cawagub, Abdullah Vanath mengatakan pihaknya
telah menerima sinyalemen kuat terkait rekomendasi PKB.
Selain PKB, tambahnya, pendekatan juga masih terus dilakukan dengan Partai
Politik lain, diantaranya PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Hanura. (KT-FS)

0 Comments