Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Wabup Bursel Pimpin Sidak Stok Pangan dan BBM di Waesama, Pastikan Kebutuhan Idul Fitri Aman

Namrole – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) terus menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Wakil Bupati Bursel, Gerson Eliaser Selsily (GES), secara proaktif memimpin inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau langsung ketersediaan stok bahan pangan dan bahan bakar minyak (BBM), khususnya minyak tanah (mitan), di Desa Wamsisi, Kecamatan Waesama, Senin (16/3/2026).

Sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan guna memastikan stabilitas pasokan kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan umat Muslim.

“Sidak hari ini merupakan tindak lanjut dari rapat kita untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan pokok serta ketersediaan BBM, terutama minyak tanah, dalam menyambut Idul Fitri,” kata Gerson kepada Suara Buru Selatan usai melakukan sidak.

Dalam peninjauan di lapangan, Wakil Bupati menemukan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius. Meski sejumlah komoditas masih tersedia di pasaran, namun beberapa di antaranya mulai menunjukkan tren kenaikan harga, salah satunya komoditas telur.

“Ada beberapa jenis barang yang tersedia, namun harganya mulai naik, misalnya telur. Untuk itu kami telah menginstruksikan para pengusaha agar segera memperbanyak ketersediaan stok di pasar sehingga dapat membantu menurunkan harga,” jelasnya.

Meski demikian, mantan anggota DPRD dua periode ini memastikan bahwa secara umum ketersediaan stok pangan utama seperti beras dan terigu masih dalam kondisi aman dan diperkirakan mencukupi hingga setelah Idul Fitri.

Namun dari hasil pemantauan, terdapat kekurangan pasokan pada komoditas cabai yang mulai terasa di pasaran. Untuk mengatasi hal tersebut, Wabup langsung menginstruksikan Dinas Pertanian agar memaksimalkan peran kelompok tani dalam meningkatkan produksi cabai.

“Kondisi pangan secara umum aman, tetapi ada beberapa stok cabai yang dianggap kurang. Karena itu kami sudah menginstruksikan Dinas Pertanian untuk memaksimalkan kelompok tani agar dapat menyiapkan hasil produksi dan didorong ke pasar guna memenuhi permintaan masyarakat yang meningkat menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Sementara itu, untuk memastikan kebutuhan pokok lainnya seperti beras, terigu, dan telur tetap tersedia, Dinas Perdagangan diminta bekerja ekstra dengan berkoordinasi bersama para pelaku usaha agar pasokan di pasar tetap terjaga.

“Kami berharap sidak yang dilakukan ini bisa menjadi semacam vitamin atau dorongan untuk menstabilkan harga dan stok barang di pasar, sehingga kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi secara maksimal dengan harga yang tetap terjangkau saat Idul Fitri,” pungkasnya.

(KT/05) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments