NAMROLE – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Buru Selatan, Wa Uma Hamid, mengunjungi Posyandu Desa Wali, Kecamatan Namrole, Rabu (29/4/2026), dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional.
Kedatangan Wa Uma Hamid disambut hangat masyarakat setempat dengan tarian Pana dari siswa SMP Desa Wali, pengalungan bunga, serta penampilan tari-tarian dari anak-anak TK Desa Wali. Suasana meriah dan penuh antusiasme mewarnai peringatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, Camat Namrole, pejabat Desa Wali, pengurus dan anggota PKK Kabupaten Buru Selatan, kader Posyandu, serta tamu undangan lainnya.
Selain seremoni peringatan Hari Posyandu Nasional, Wa Uma Hamid juga meninjau langsung pelayanan Posyandu, termasuk Meja 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan melalui Dinas Sosial turut menyalurkan bantuan sosial kepada anak yatim, ibu janda, dan masyarakat yang membutuhkan. Sementara Dinas Pendidikan juga menyerahkan paket perlengkapan sekolah bagi para siswa di Desa Wali.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Buru Selatan, Wa Uma Hamid, dalam sambutannya mengatakan Hari Posyandu Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu.
Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat, terutama dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.“Keberhasilan Posyandu tidak terlepas dari kerja sama semua pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat harus terus bersinergi agar pelayanan berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan Posyandu. Dengan dukungan masyarakat, program-program Posyandu akan lebih tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi warga.
Wa Uma juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelayanan Posyandu semakin terintegrasi, tidak hanya pada bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan, perlindungan sosial, dan peningkatan kualitas hidup keluarga.
“Mari jadikan Hari Posyandu Nasional ini sebagai momen memperkuat semangat kebersamaan demi mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, sambutan Bupati Buru Selatan La Hamidi yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Buru Selatan, Hermanus Waemesse, menyampaikan bahwa Posyandu kini mengalami transformasi besar dari sekadar layanan kesehatan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.
Posyandu, kata dia, kini berperan dalam enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, lanjutnya, berkomitmen penuh mendukung seluruh program Posyandu dan PKK di tingkat kabupaten maupun desa.
“Posyandu diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam pembangunan, pemberdayaan, dan pembinaan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu di Kabupaten Buru Selatan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan dasar di tengah masyarakat.
Camat Namrole, Nazar Solissa, dalam sambutannya mengatakan kehadiran Ketua Tim Pembina Posyandu bersama jajaran Pemerintah Daerah merupakan kehormatan besar bagi masyarakat Desa Wali.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di desa.
Ia pun mengajak seluruh warga untuk terus mendukung kegiatan Posyandu serta membiasakan pola hidup sehat demi mewujudkan keluarga yang sejahtera. (KT/03)


0 Comments