Namrole – Polres Buru Selatan mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolda Maluku dalam rangka pembahasan inovasi pelayanan publik melalui Rumah Damai Baileo Emarina, Rabu (22/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Buru Selatan Kompol Syarifudin, Kapolsek Namrole AKP Donal J. Ilely, Kasat Binmas Polres Buru Selatan Iptu Christ Nikijuluw, Camat Namrole Nasar Solissa, Ketua Baileo Emarina Feto Kaiwait Desa Labuang Robert Kilonresi, serta sejumlah pengurus lainnya.
Program Baileo Emarina merupakan inovasi yang dihadirkan sebagai ruang dialog dan mediasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara kekeluargaan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Selain menjadi sarana penyelesaian masalah, Baileo Emarina juga berfungsi sebagai wadah komunikasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, berdiskusi, serta mempererat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan warga.
Dalam arahannya, Kapolda Maluku menegaskan pentingnya mengedepankan pendekatan musyawarah dan kekeluargaan dalam setiap penyelesaian persoalan di tingkat desa. Apabila tidak ditemukan jalan keluar, maka penyelesaian dapat ditempuh melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melaksanakan kegiatan positif dengan melibatkan para pemuda dan remaja sebagai langkah strategis menekan potensi konflik sosial.
Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan optimal apabila didukung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Karena itu, sinergi antara masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat.
Selain itu, Kapolda meminta seluruh jajaran melakukan pemetaan potensi konflik di wilayah masing-masing, serta mendata kembali penjual minuman keras tradisional jenis sopi yang kerap menjadi salah satu pemicu gangguan kamtibmas.
Dari total 39 desa binaan di wilayah hukum Polres Buru Selatan, program Baileo Emarina saat ini telah terbentuk di sembilan desa, yakni Desa Elfule, Lektama, Oki Lama, Waenalut, Wamsisi, Hote, Batu Kasa, Waepandan, dan Sekat.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi serta sinergitas jajaran kepolisian bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku, khususnya Kabupaten Buru Selatan. (KT/03)

0 Comments