Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Langkah Tegas Umar Key, Harapan Baru Perdamaian Hitu–Morella

Ambon - Komitmen menghadirkan perdamaian di Maluku kembali ditegaskan. Ketua Umum DPP Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Key, mengambil langkah tegas dengan turun langsung ke Ambon untuk mendorong rekonsiliasi antara masyarakat Negeri Hitu dan Negeri Morella, Minggu (10/05/2026).

Dalam suasana penuh kehangatan, Umar Key bertemu dengan para raja adat serta tokoh masyarakat guna membuka ruang dialog dan memperkuat komitmen bersama menjaga stabilitas daerah. Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa upaya perdamaian tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga gerakan nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Umar Key menegaskan, situasi yang terjadi harus segera disikapi dengan kepala dingin dan semangat persaudaraan. Ia mengajak masyarakat untuk menahan diri serta mempercayakan proses penyelesaian kepada para pemimpin adat.

“Perdamaian adalah harga mati. Kita semua punya tanggung jawab menjaga keamanan dan tidak terprovokasi oleh hal-hal yang bisa memperkeruh suasana,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya langkah cepat dalam pemulihan pascakonflik, termasuk pembangunan kembali fasilitas warga yang terdampak serta menghidupkan kembali aktivitas sosial masyarakat.

Raja Negeri Morella, Yasir Fadil Sialana, menyampaikan bahwa konflik yang terjadi telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, ia berharap proses perdamaian dapat segera terwujud agar kehidupan warga kembali normal.

“Kami ingin masyarakat kembali hidup tenang dan rukun seperti sebelumnya,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Raja Negeri Hitu Messing, Ali Slamet, yang menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan memperkuat hubungan persaudaraan antarwarga sebagai fondasi utama menciptakan keamanan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri tokoh agama seperti Habib Rifqan dan Habib Rifki Alhamid, yang mengingatkan masyarakat agar menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta menjauhi segala bentuk tindakan yang dapat memicu perpecahan.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik bagi hubungan masyarakat Hitu dan Morella. Dengan keterlibatan tokoh pemuda, adat, dan agama, harapan akan terciptanya perdamaian yang berkelanjutan kini semakin terbuka lebar. (AJP) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments