Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480




PK STN Buru Selatan Temui Bupati La Hamidi, Sampaikan Aspirasi Krusial Petani dan Nelayan

NAMROLE — Pengurus Pimpinan Kabupaten (PK) Serikat Tani Nelayan (STN) Buru Selatan menemui Bupati Buru Selatan, La Hamidi, untuk menyampaikan secara langsung sejumlah aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat petani dan nelayan di lapangan.

Audiensi tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Buru Selatan, Jumat (11/9/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu menjadi momentum penting bagi STN untuk membawa suara masyarakat akar rumput sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan.

Rombongan PK STN Buru Selatan dipimpin langsung Ketua Majid Takimpo. Dalam pertemuan tersebut, Bupati La Hamidi didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan.

Di hadapan Bupati dan jajaran pemerintah daerah, STN menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah. Aspirasi tersebut mencakup kebutuhan sarana produksi pertanian, infrastruktur irigasi, akses permodalan hingga distribusi BBM bersubsidi bagi nelayan.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah ketersediaan sarana produksi pertanian (saprodi). STN menyampaikan bahwa petani masih mengalami kesulitan memperoleh pupuk dan benih berkualitas dengan harga yang terjangkau. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi produktivitas sekaligus keberlanjutan usaha tani masyarakat.

Selain saprodi, STN juga menyoroti kebutuhan pembangunan dan perbaikan infrastruktur irigasi, terutama untuk mendukung lahan pertanian dan perkebunan sayur. Ketersediaan sistem pengairan yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan kepastian bagi petani dalam mengembangkan usaha mereka.

Persoalan akses permodalan juga turut disampaikan. STN berharap adanya kemudahan bagi kelompok tani maupun rukun nelayan untuk memperoleh dukungan pembiayaan yang dapat digunakan dalam mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Sementara dari sektor kelautan, STN menyampaikan aspirasi terkait distribusi BBM bersubsidi bagi nelayan. Penyaluran BBM subsidi dinilai masih perlu dibenahi agar lebih efektif, tepat sasaran dan benar-benar menjangkau rukun nelayan yang membutuhkan untuk menunjang aktivitas melaut.

Ketua PK STN Buru Selatan, Majid Takimpo, menegaskan bahwa berbagai aspirasi tersebut merupakan bagian dari kebutuhan nyata masyarakat yang ditemui organisasi di lapangan. Karena itu, STN berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius dan menghadirkan langkah konkret terhadap persoalan yang dihadapi petani dan nelayan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati La Hamidi menyambut baik audiensi yang dilakukan STN. Ia memberikan apresiasi terhadap kepedulian organisasi tersebut yang secara aktif menyuarakan kepentingan petani dan nelayan kepada pemerintah daerah.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengkaji setiap aspirasi yang disampaikan dan berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis untuk mencari solusi yang tepat sesuai kewenangan dan kemampuan daerah.

“Pemerintah daerah akan segera mengkaji dan berupaya mencari solusi terbaik bersama dinas terkait. Sektor pertanian dan perikanan adalah tulang punggung ekonomi daerah, sehingga kesejahteraan petani dan nelayan menjadi prioritas kami,” ujar La Hamidi.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi yang memiliki perhatian terhadap sektor pertanian dan perikanan.

Dalam konteks tersebut, keberadaan STN dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah untuk menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, sekaligus ikut mendorong masyarakat agar lebih produktif dan mandiri.

La Hamidi juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang terbuka antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat lebih cepat diketahui dan dicarikan jalan keluar secara bersama-sama.

Audiensi tersebut kemudian diakhiri dengan komitmen untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dan Serikat Tani Nelayan. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan dan penyampaian aspirasi, tetapi berlanjut dalam bentuk komunikasi, pengawalan program, serta kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bagi Buru Selatan, penguatan sektor pertanian dan perikanan menjadi semakin penting karena kedua sektor tersebut memiliki peran besar dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, petani, nelayan dan organisasi masyarakat seperti STN diharapkan mampu menjadi kekuatan bersama dalam mendorong produktivitas, membuka peluang ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (AL) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments