Dalam rangka memperingati
Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Dewan
Pimpinan Kota (DPK) PKPI Ambon melakukan Road Show dangan berbagi kasih kepada
masyarakat, dalam hal ini para tukang ojek dan
pengemudi becak di Kota Ambon dengan cara membagikan makanan dan minuman, Rabu
(18/1).
Sekretaris DPK PKPI Ambon, Hanis Soplely kepada Kompastimur.com mengatakan, dalam rangka merayakan HUT PKPI, maka DPK PKPI Ambon melakukan suatu kegiatan berbagi kasih. Sasaran kegiatan itu dilakukan kepada saudara kita yang ada di jalanan yakni para tukang ojek dan tukang becak yang ada di Kota Ambon.
"Memang penilaian orang bahwa kegiatan yang dilakukan ini tidak mewah, namun bukan soal mewah dan tidaknya, akan tetapi kegiatan kecil sebagaimana yang kita lakukan itu sangatlah bermakna, dimana PKPI turun langsung untuk melakukan pendekatan dan membangun emosional dengan masyarakat, karena kita sadar bahwa partai politik adalah organisasi-organisasi yang ada karena rakyat. Dan karena itu, maka PKPI Ambon memulainya dengan hal kecil, tapi maknanya sangat besar," ujar Soplely.
Menurutnya, keinginan PKPI dalam melakukan kegiatan berbagi kasih itu agar masyarakat bisa merasakan azas manfaatnya meskipun masih terdapat kekurangan dan keterbatasan dalam kegiatan tersebut.
Dengan Demikian, maka PKPI bisa menunjukkan bahwa
bisa membangun kebersamaan dan membangun silaturahmi dengan masyarakat.
Kegiatan ini difokuskan pada tiga Kecamatan, yakni Kecamatan
Nusaniwe, Sirimau dan Baguala.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut juga secara tidak langsung merupakan konsolidasi partai secara internal dalam rangka untuk membesarkan partai dan memasyarakatkan PKPI di Kota Ambon.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut juga secara tidak langsung merupakan konsolidasi partai secara internal dalam rangka untuk membesarkan partai dan memasyarakatkan PKPI di Kota Ambon.
"Ini bagian dari konsolidasi partai secara
internal kepada masyarakat atau dengan kata lain bahwa memasyarakatkan PKPI di
Kota Ambon dengan terus menerus menggalakan persatuan dan kesatuan di Kota
Ambon," terangnya.

Menyinggung soal alasan kegiatan ini baru dilakukan sementara HUT PKPI itu jatuh pada tanggal 15 Januari, Soplely mengatakan kegiatan ini baru dilakukan karena beberapa waktu lalu, Ketua DPK PKPI Ambon sedang berada diluar kota, akan tetapi terlambat dan tidaknya itu tidaklah menjadi sebuah persoalan yang urgen, namun yang terpenting bahwa PKPI bisa berbagi dengan masyarakat.
"Soal terlambat dan tidaknya itu tidak jadi masalah, namun yang terpenting bagi kami adalah bagaimana PKPI bisa melakukan hal kecil yang bermanfaat, dan yang terpenting juga adalah bagaimana PKPI itu ada terus untuk masyarakat, khususnya di Kota Ambon," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu warga di Kecamatan Nusaniwe kepada Kompas Timur mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PKPI Ambon, meskipun tidak mewah, namun jika seluruh partai politik selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung dalam kehidupan masyarakat, tentu partai selalu mendapatkan dukungan dari masyarakat secara baik.
"Partai politik itu kan bagian yang tidak terpisahkan dari kepentingan masyarakat, sehingga masyarakat juga merasa memiliki partai, meskipun secara fakta partai itu adalah sebuah organisasi politik, tapi partai juga merupakan bagian yang terpisahkan dari kepentingan masyarakat umum. Oleh karena itu, kami masyarakat kecil dalam hal ini tukang ojek mengapresiasi kegiatan Berbagi Kasih dalam rangka memperingati HUT PKPI ke-18. Selamat dan sukses selalu PKPI Kota Ambon," tandas Rico. (KT-SH)

0 Comments