Ambon, Kompastimur.com
Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku meminta agar Presiden Republik Indonesia,
Joko Widodo untuk dapat mengeksekusi sejumlah Daerah Otonom Baru (DOB) asal
Maluku yang telah diusulkan ke pemerintah pusat pada puncak perayaan Hari Pers
Nasional (HPN) di Maluku.
Permintaan itu
disampaikan oleh Ketua Komisi A DPRD Maluku, Melkias Frans dalam rapat
koordinasi bersama Panitia HPN Provinsi Maluku, Rabu (25/1).
"Kami
meminta agar Presiden pada saat puncak perayaan HPN di Maluku pada tanggal 9
Februari mendatang, untuk dapat percepatan proses DOB asal Maluku yang telah
berproses di Kementerian Dalam Negeri di Jakarta," ujar Frans.
Hal ini,
katanya, menjadi penting untuk diusulkan sehingga menjadi sebuah kado bagi
masyarakat di Maluku.
Disisi lain,
Asisten I Setda Provinsi Maluku, Angki Renjaan dalam rapat tersebut
mengungkapkan, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Margiono dalam
rapat bersama panitia penyelenggara HPN asal Maluku di Jakarta menginginkan
agar Pemerintah Maluku sesegera mungkin dapat menyiapkan usulan percepatan
pembangunan di Maluku untuk diserahkan kepada Presiden nantinya saat puncak HPN
di Maluku 9 Februari 2017 mendatang.
"Dalam rapat bersama, Ketua PWI pusat
telah menginstruksikan kepada kita bahwa secepatnya menyiapkan program
prioritas yang akan diberikan kepada Presiden RI saat puncak HPN di
Maluku," ungkap Renjaan.
Beberapa usulan yang telah disiapkan
pemerintah daerah diantaranya Peletakan Batu Pertama Pembangunan Institut
Teknologi Ambon (ITA), Peletakan Batu Pertama Pembangunan RSUP, Pembangunan
Bandara di Pulau Banda, Perjuangan Lumbung Ikan Nasional, RUU Kepulauan, Tol
Laut dan Pembukaan Akses Bandara Ambon - Darwin, Australia.
"Masih banyak program lagi yang akan
disodorkan ke Presiden, untuk itu kami meminta agar DPRD Maluku dapat
memberikan masukan lagi terkait usulan tersebut," tandasnya. (KT-HT)

0 Comments