Sekretaris
Daerah (Sekda) Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Syahroel Pawa memastikan
pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Maluku
di Kabupaten Bursel akan berlangsung akhir bulan April 2017 nanti.
“Informasi
terakhir yang dilaporkan Kabag Humas (Arens Solissa-red), MTQ akan berlangsung
sekitar tanggal 29 - 30 April 2017. Jadi, akhir April 2017,” kata Pawa kepada
wartawan, Selasa (17/01) di Kantor Bupati Baru Kilometer II Namrole ketika
meninjau pembangunan kantor yang direncanakan akan dipergunakan sebelum
pelaksanaan MTQ itu.
Terkait
dengan pelaksanaan kegiatan itu, maka pemerintah daerah maupun panitia
Kabupaten terus mengupayakan berbagai kebutuhan pembangunan guna menunjang
pelaksanaan event tingkat provinsi pertama di Kabupaten yang kental dengan
budaya Kai Wait (persaudaraan) itu.
Bahkan,
Pawa pun mematikan bahwa semua pembangunan fisik di lokasi kegiatan yang
berlokasi di depan Kantor Bupati Bursel maupun fasilitas penunjang lainnya akan
tuntas dikerjakan sebelum pelaksanaan momentum keagamaan itu.
Sebab,
menurut Pawa, berbagai pekerjaan fisik yang harus dikerjakan tidak terlalu
sulit sehingga pihaknya tetap berharap dapat selesai sesuai target yang diinginkan.
“Ini bisa,
yang lama inikan pekerjaan dibawa. Sedangkan pekerjaan diatas itukan serba baja
beton dan mereka sudah rakit sekali. Jadi, pasti selesai sebelum pelaksanaan
kegiatan MTQ,” katanya yakin.
Sementara
itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Bursel Mansur Mony kepada wartawan mengaku
bahwa agar para kafilah yang mewakili Kabupaten Bursel dalam ajang tersebut
bisa mengukir prestasi gemilang, maka dalam waktu dekat para kafilah asal Bumi
Fuka Bipolo sebanyak 48 peserta akan dilatih di salah satu pesantren di daerah Jawa. Proses
pelatihan itu akan segera dilakukan setelah anggaran yang disediakan Pemkab
Bursel dicairkan.
“Para Kafilah asal Kabupaten Bursel sebanyak 48 orang nantinya akan
mengikuti pelatihan pada salah satu pesantren di Jawa dan pelatihan itu akan
segera dimulai setelaha anggaran yang disediakan Pemkab Bursel dicairkan,” kata
Mony seraya menambahkan bahwa semua mata lomba yang akan dipertandingkan dalam
ajang itu akan diikuti oleh peserta asal Kabupaten dengan slogan Lolik Lalen
Fedak Fena atau ‘Satukan Hati Membangun Negeri’ ini. (KT-01)

0 Comments