Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



PKB Tetap Solid Hadang Dinasti Di Pilkada Malteng

Ambon, Kompastimur.com
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) hingga dengan saat ini masih tetap solid melawan calon Bupati Petahana Tuasikal Abua-Marlatu Leleuri dengan Jargon politik TULUS dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) jilid II di Kabupaten Malteng yang akan digelar pada 15 Februari bersamaan dengan empat kabupaten/kota lainnya di Maluku.

Kesolidan PKB Malteng tersebut semakin kokoh, hal ini terlihat jelas dimana fungsionaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Malteng juga terlibat dalam deklarasi memenangkan Kotak Kosong di ibu kota Kabupaten bertajuk Pamahanu Nusa beberapa waktu lalu. Bahkan, sampai saat ini, konsolidasi partai guna menghadang incumben pasangan calon TULUS masih tetap ada.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Maluku, Malaka Yaluhun kepada wartawan di Ambon, Selasa (17/1) mengatakan pihaknya masih tetap solid dengan apa yang telah menjadi komitmen partai untuk tetap bersama dalam koalisi bersama rakyat.

"Sampai saat ini PKB masih tetap solid bersama koalisi rakyat yang didalamnya terdapat dua partai lainnya, untuk itu kami siap menghadang inchumbent pada pelaksanaan Pilkada 15 Februari 2017 mendatang," ujar Yaluhun.

Dia mengakui bahwa sebelumnya PKB bersama dua partai yakni PKS dan PPP mendukung pasangan Azis Mahulete-Johan Lewerissa (Amarisa), namun gugur setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melakukan verifikasi faktual terhadap pencalonan.

"Keduanya gugur pada saat verifikasi syarat pencalonan melalui dukungan parpol," jelasnya.

Ketika dinyatakan gugur dan KPU menetapkan satu pasangan calon, dan ketiga partai tersebut kemudian memutuskan untuk melakukan penggalangan masyarakat guna mengkampanyekan Kotak Kosong dan menghadang inchumbent pada Pilkada Bupati Malteng 2017 ini.

Dikatalannya, dalam Undang-Undang melegalkan dan mengisyaratkan adanya peti kosong sehingga saat ini, PKB beserta dua partai lainnya mengkampanyekan peti kosong pada pilkada Malteng.
Yaluhun menjelaskan, aspirasi memenangkan peti kosong di Malteng merupakan instruksi langsung DPW.

"Instruksi ini sudah dikumandangkan dan Insya Allah kita akan menang melawan inchumbent," tegasnya.

Hingga kini, terlepas dari dua partai yang bergabung dalam koalisi bersama rakyat, PKB masih terus berupaya mengkampanyekan serta membuka ruang sosialisasi untuk mendukung Kotak Kosong.

Koalisi rakyat melawan calon petahana ini sangat didukung oleh masyarakat, sebab masyarakat sudah tidak ingin adanya politik dinasti di Malteng. Masyarakat menginginkan adanya politik meritokrat bukan politik dinasti.


"Oleh karena itu, kami sangat yakin kita akan menang dan pada saatnya kita akan melihat kekalahan sang petahana pada Pilkada Malteng kali ini," pungkasnya. (KT-SH)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments