Sekolah
Menengah Pertama (SMP) Negeri Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon
sangat membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) lewat Dinas
Pendidikan Kota Ambon.
Kepada
Kompas Timur, Kepala Sekolah (Kepsek)
SMP Negeri 23, Fatmawati di Ambon, Kamis (19/1/2017) mengatakan,
kebutuhan mendasar yang sangat penting adalah pengadaan bangunan permanen
sekolah. Pasalnya, sudah tiga tahun beroperasi SMP Negeri 23 masih meminjam
bangunan SD Negeri 93 Desa Batu Merah untuk melangsungkan proses belajar
mengajar.
“Selama
ini kami masih meminjam bangunan SD Negeri 93, kami telah membuat pengusulan
proposal pembangunan dua tahun lalu. Tapi belum juga direspon oleh Dinas
Pendidikan Kota Ambon,” ungkapnya.
Selain
tidak memiliki bangunan, sekolah ini juga kekurangan tenaga pengajar, ia
mengakui hanya memiliki satu orang guru PNS. Untuk itu, dirinya meminta kepada
Dinas Pendidikan agar menempatkan tenaga pengajar di sekolah tersebut.
“Kami
masih membutuhkan tenaga pengajar yang sudah PNS, agar tidak kesulitan lagi
memikirkan gajinya," pintanya.
Sedangkan
untuk alat-alat penunjang seperti buku mata pelajaran dan perlengkapan olahraga
serta kesenian belum dimiliki.
“Untuk
alat-alat olaharaga, selama ini yang membantu kami hanya KONI Kota Ambon dengan
memberikan lima buah bola voly,” jelasnya.
Selanjutnya,
ia mengatakan untuk tenaga pengajar pembantu (Honorer), mereka tidak digaji,
hanya diberikan uang sebesar Rp 50.000 per bulan.
“Kami
memiliki delapan tenaga sukarelawan, mereka hanya diberikan uang sebesar Rp
50.000 per bulan. Olehnya itu, kami sangat membutuhkan perhatian serius dari
Pemkot," tandasnya.(KT-FA).

0 Comments