Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Media Harus Lawan Berita Hoax

Ambon, Kompastimur.com
Maraknya berita bohong atau lebih trend dikenal dengan sebutan hoax harus dilawan. Fenomena berita hoax di dunia pers penting dibahas oleh seluruh insan pers di tanah air.

Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara yang menjadi pemateri dalam kegiatan Konvensi Nasional Media Massa dengan tema Integrasi Media Nasional Dalam Lanskap Komunikasi Global: Peluang dan Tantangan, di Baileo Siwalima-Ambon dalam rangka peringati Hari Pers Nasional (HPN), Rabu (08/02) mengatakan, berita hoax  akan selalu mewarnai pemberitaan media.
Bukan hanya di Indonesia, berita hoax juga sudah marak di berbagai negara di seluruh dunia. Apalagi, menjelang kegiatan politik atau demokrasi. 

“Untuk itu diperlukan peranan pers menangkal hoax dengan menyajikan pemberitaan yang benar, sesuai fakta dan berimbang,” usulnya.

Peranan pers dalam menghadapi pemberitaan hoax itu bertujuan untuk memberikan informasi atau pembelajaran yang mencerdaskan masyarakat. Selain itu, pemberitaan yang bijak dan sesuai fakta harus ditampilkan oleh media, tentu bersandar pada kode etik Jurnalis.

Hal yang sama juga diungkap­kan Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan yang menginginkan berita hoax perlu dilawan oleh insan pers di tanah air. Berita hoax perlu disikapi dengan serius, karena dapat memberikan pembelajaran yang buruk bagi masyarakat.

Sebab itu menurut Luhut, hal-hal yang perlu disikapi dari berita hoax itu yakni pendekatan hukum, Undang-Undang IT dan disiplin tinggi. Luhut mengatakan, melalui HPN, diharapkan dapat memberikan hawa baru untuk NKRI semakin maju dan berkembang.

“Melalui HPN diharapkan dapat menghasilkan poin-poin penting guna kemajuan dunia pers di Indonesia,” tandas Luhut. (S5)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments