![]() |
Kakanpel Namlea, M Ali,
ST., MM bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Harhubnas di Dermaga
Laut Namlea, Kabupaten Buru, Minggu (17/9)
|
Namlea, Kompastimur.com
Puncak Peringatan Hari Perhubungan Nasional
(Harhubnas) di Kabupaten Buru, dilaksanakan dalam bentuk apel siaga, bertempat di
Dermaga Laut Namlea, Minggu (17/9) pagi. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup),
Kakanpel Namlea, M Ali, ST., MM.
Hari Perhubungan yang jatuh setiap tanggal 17
September itu, baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Buru, dihadiri
jajaran dari Dinas Perhubungan Kabupaten, Kanpel Namlea, KPLP, PT Pelni, dan
Perum Damri.
Apel siaga yang berlangsung sekitar 30 menit itu hanya
diisi dengan pembacaan sambutan Menteri Perhuhubungan (Menhub) Republik Indonesia,
Budi Karya Sumadi oleh Irup. Usai upacara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah
beberapa mata lomba seni dan olahraga, serta kegiatan anjangsana ke SLB
Marloso.
Menhub dalam sambutan tertulisnya mengatakan, kalau peringatan
Harhubnas merupakan momentum yang tepat bagi insan pembangunan untuk meresapi
kembali apa saja yag telah mereka berikan dan kontribusi apa saja yang
dilakukan melalui sektor transportasi di lndonesia.
Perhubungan selaku regulator memiliki peranan yang
penting dalam mendukung roda perekonomian, memperlancar mobilisasi penduduk,
arus barang, serta konektivitas antar daerah.
Untuk itu pembangunan sektor transportasi harus mampu
menjamin konektivitas dan aksesibilitas ke seluruh wilayah di Indonesia dari
Sabang sampai Merauke.
Sebagai wujud impelementasi program Nawacita,
Kementerian Perhubungan juga diharapkan mampu wujudkan konektivitas antar
pulau. Sebagaimana pernyataan Presiden Joko Widodo dalam KTT Asia Timur bahwa
Indonesia akan memberikan prioritas dalam infrastruktur dan konektifitas
maritim.
Menurut Menhub, tujuan pembangunan infrastruktur dan
konektivitas maritim adalah untuk memperlancar distribusi logistik secara
nasional. Selain itu, juga diperlukan deregulasi terhadap aturan-aturan yang
menghambat distribusi logistik nasional.
Untuk itu, Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan
beberapa deregulasi yang berkaitan dengan Paket Kebijakan Ekonomi XV Sektor
Logistik yang dapat mendorong peningkatan iklim investasi.
Diantaranya adalah pencabutan persyaratan kepemilikan
modal di bidang pengusahaan angkutan laut, keagenan kapal, pengusahaan bongkar
muat dan Badan Usaha Pelabuhan, pemindahan barang yang melewati batas waktu
penumpukan (long stay) di Pelabuhan Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak,
Makassar, penyelenggaraan dan pengusahaan jasa pengumpan transportasi, dan
pengamanan kargo, pos serta rantai pasok (supply chain) kargo dan pos yang
diangkut dengan pesawat udara.
Diharapkan melalui deregulasi ini dapat mempercepat
pengembangan usaha dan daya saing penyedia jasa logistik nasional.
"Tantangan pembangunan sektor transportasi
semakin kompleks seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. Untuk menjawab
tantangan tersebut kita dituntut mampu beradaptasi dan terus berinovasi melalui
perubahan pola kerja baru yang lebih efektif dan efisien dengan menciptakan
sistem transportasi yang andal, SDM yang kompeten, serta sarana dan prasarana
yang baik," kata Menhub.
Oleh karena itu, SDM Perhubungan dituntut untuk terus
meningkatkan layanan transportasi kepada masyarakat sejalan dengan Tema
Harhubnas Tahun 2017 yaitu “Melalui Peringatan Harhubnas Tahun 2917 Kita
Tingkatkan Soliditas, Sinergitas dan Kerja Bersama Dalam Mewujudkan
Transportasi yang Andal, Berdaya Saing, dan Memberikan Nilai Tambah”.
Menhub juga
mengingatkan kepada seluruh jajaran di Kementerian Perhubungan agar
terus konsisten dalam mewujudkan tata kelola adminsitrasi pemerintahan yang clean and good governance. Hilangkan
segala bentuk praktek korupsi, pungli, maupun gratifikasi dalam bentuk apapun
serta berkomitmen untuk mbangun sektor transportasi yang berkeadilan guna
meningkatkan roda perekonomian nasional.
"Selain itu, saya tekankan kembali agar seluruh
program kerja yang telah ditetapkan tahun 2017 ini dapat segera dilaksanakan
dengan efisien, akuntabel, dan transparan tanpa adanya penyelewengan," ingatkan
Menhub.
Dalam rangka memperingati Harhubnas Tahun 2017 ini,
telah dilaksanakan sejumlah kegiatan perlombaan dan pertandingan di bidang seni
dan olahraga serta kegiatan bakti sosial.
Adapun melalui peringatan Harhubnas ini diharapkan
dapat menjadi wahana untuk meningkatkan soliditas, sinergitas, dan semangat
kerja bersama yang pada akhirnya dapat memperkokoh rasa persaudaraan dan kekeluargaan
segenap insan perhubungan di manapun berada. (KT-10)

0 Comments