Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Kakanpel Namlea Jadi Irup Harhubnas 2017 di Buru

Kakanpel Namlea, M Ali, ST., MM bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Harhubnas di Dermaga Laut Namlea, Kabupaten Buru, Minggu (17/9)

Namlea, Kompastimur.com
Puncak Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Kabupaten Buru, dilaksanakan dalam bentuk apel siaga, bertempat di Dermaga Laut Namlea, Minggu (17/9) pagi. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Kakanpel Namlea, M Ali, ST., MM.

Hari Perhubungan yang jatuh setiap tanggal 17 September itu, baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Buru, dihadiri jajaran dari Dinas Perhubungan Kabupaten, Kanpel Namlea, KPLP, PT Pelni, dan Perum Damri.

Apel siaga yang berlangsung sekitar 30 menit itu hanya diisi dengan pembacaan sambutan Menteri Perhuhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi oleh Irup. Usai upacara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah beberapa mata lomba seni dan olahraga, serta kegiatan anjangsana ke SLB Marloso.

Menhub dalam sambutan tertulisnya mengatakan, kalau peringatan Harhubnas merupakan momentum yang tepat bagi insan pembangunan untuk meresapi kembali apa saja yag telah mereka berikan dan kontribusi apa saja yang dilakukan melalui sektor transportasi di lndonesia.

Perhubungan selaku regulator memiliki peranan yang penting dalam mendukung roda perekonomian, memperlancar mobilisasi penduduk, arus barang, serta konektivitas antar daerah.

Untuk itu pembangunan sektor transportasi harus mampu menjamin konektivitas dan aksesibilitas ke seluruh wilayah di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. 

Sebagai wujud impelementasi program Nawacita, Kementerian Perhubungan juga diharapkan mampu wujudkan konektivitas antar pulau. Sebagaimana pernyataan Presiden Joko Widodo dalam KTT Asia Timur bahwa Indonesia akan memberikan prioritas dalam infrastruktur dan konektifitas maritim.

Menurut Menhub, tujuan pembangunan infrastruktur dan konektivitas maritim adalah untuk memperlancar distribusi logistik secara nasional. Selain itu, juga diperlukan deregulasi terhadap aturan-aturan yang menghambat distribusi logistik nasional.

Untuk itu, Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan beberapa deregulasi yang berkaitan dengan Paket Kebijakan Ekonomi XV Sektor Logistik yang dapat mendorong peningkatan iklim investasi.

Diantaranya adalah pencabutan persyaratan kepemilikan modal di bidang pengusahaan angkutan laut, keagenan kapal, pengusahaan bongkar muat dan Badan Usaha Pelabuhan, pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan (long stay) di Pelabuhan Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar, penyelenggaraan dan pengusahaan jasa pengumpan transportasi, dan pengamanan kargo, pos serta rantai pasok (supply chain) kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara.

Diharapkan melalui deregulasi ini dapat mempercepat pengembangan usaha dan daya saing penyedia jasa logistik nasional.

"Tantangan pembangunan sektor transportasi semakin kompleks seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. Untuk menjawab tantangan tersebut kita dituntut mampu beradaptasi dan terus berinovasi melalui perubahan pola kerja baru yang lebih efektif dan efisien dengan menciptakan sistem transportasi yang andal, SDM yang kompeten, serta sarana dan prasarana yang baik," kata Menhub.

Oleh karena itu, SDM Perhubungan dituntut untuk terus meningkatkan layanan transportasi kepada masyarakat sejalan dengan Tema Harhubnas Tahun 2017 yaitu “Melalui Peringatan Harhubnas Tahun 2917 Kita Tingkatkan Soliditas, Sinergitas dan Kerja Bersama Dalam Mewujudkan Transportasi yang Andal, Berdaya Saing, dan Memberikan Nilai Tambah”.

Menhub juga  mengingatkan kepada seluruh jajaran di Kementerian Perhubungan agar terus konsisten dalam mewujudkan tata kelola adminsitrasi pemerintahan yang clean and good governance. Hilangkan segala bentuk praktek korupsi, pungli, maupun gratifikasi dalam bentuk apapun serta berkomitmen untuk mbangun sektor transportasi yang berkeadilan guna meningkatkan roda perekonomian nasional.

"Selain itu, saya tekankan kembali agar seluruh program kerja yang telah ditetapkan tahun 2017 ini dapat segera dilaksanakan dengan efisien, akuntabel, dan transparan tanpa adanya penyelewengan," ingatkan Menhub.

Dalam rangka memperingati Harhubnas Tahun 2017 ini, telah dilaksanakan sejumlah kegiatan perlombaan dan pertandingan di bidang seni dan olahraga serta kegiatan bakti sosial.

Adapun melalui peringatan Harhubnas ini diharapkan dapat menjadi wahana untuk meningkatkan soliditas, sinergitas, dan semangat kerja bersama yang pada akhirnya dapat memperkokoh rasa persaudaraan dan kekeluargaan segenap insan perhubungan di manapun berada. (KT-10)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments