Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Pemilik Batalkan Hibah Lahan Untuk Pembangunan Pelabuhan Fery Desa Luhu

Lahan seluas dua hektar miilik keluarga Kaliky/Bernabeang
Piru, Kompastimur.com
Entah apa yang menjadi alasannya, tetapi pihak keluarga Kaliky/Bernabeang tiba-tiba telah membatalkan hibah lahan seluas dua hektar yang sebelumnya telah dihibahkan untuk pembangunan Pelabuhan Fery di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Padahal, Pemkab SBB melalui Dinas Perhubungan maupun pihak ASDP telah menaruh harap terhadap lahan yang telah dihibahkan itu.

Terlebih lagi, tim pun telah diturunkan oleh Pemerintah Pusat guna meninjau secara langsung lokasi yang akan digunakan sebagai tempat pembangunan Pelabuhan Fery tersebut.

Informasi tentang pembatalan hibah lahan itu beredar luas di kalangan Pemkab SBB maupun masyarakat setempat. Dimana, akibat pembatalan hibah lahan itu, Pemkab SBB maupun pihak ASDP harus secepatnya mencari lahan pengganti guna membangun pelabuhan dimaksud.

Keluarga pemilik lahan yang diwakili Jois Kaliky kepada Kompastimur.com, Kamis (14/9) pun tak membantah adanya informasi pembatalan hibah lahan tersebut.

“Informasi itu benar dan kami pihak keluarga telah membatalkan hibah lahan seluas dua hektar yang sudah dihibahkan oleh pemerintah daerah, ASDP, Dinas Perhubungan, maupun Kementerian untuk membangun  pelabuhan fery di Desa Luhu yang sudah dicangkan itu,” kata Jois.

Lanjutnya, terkait pembatalan hibah tersebut, pihaknya telah menyampaikannya secara langsung kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten SBB beberapa waktu lalu, namun tidak ada respon dari yang bersangkutan.

“Saya tegaskan sekali lagi bahwa kami pihak keluarga telah membatalkan hibah tanah seluas dua hektar tersebut untuk melakukan pembangunan pelabuhan fery,” tegasnya.

Dimana, terkait pembatalan itu, Jois pun menyarankan agar pihak Pemkab SBB maupun ASDP untuk segera mencari lahan yang baru karena lahan milik keluarga Kaliky/Bernabeang tak bisa digunakan lagi untuk pembangunan pelabuhan tersebut.

Disinggung soal alasan keluarganya membatalkan hibah tanah seluas dua hektar yang sudah dihibahkan itu, Jois hanya menyampaikan itu adalah keputusan keluarga untuk pembatalan tanah hibah tersebut dan tidak dapat disampaikan kepada public secara terbuka. (KT-MFS)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments