![]() |
| Warga memilih busana di pusat perbelanjaan Ramayana di Pasar Baru, Jakarta, Rabu (28/12). Untuk menyambut Tahun Baru, pusat perbelanjaan tersebut menawarkan diskon hingga 90 persen. |
Jakarta, Kompastimur.com – PT. Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) membantah berita penutupan delapan gerainya di sejumlah wilayah. Yakni di Surabaya, Banjarmasin, Bulukumba, Gresik, Bogor dan Pontianak.
Menurut klarifikasi resmi perusahaan, menyatakan bahwa
penutupan gerai bukan dimaksudkan untuk menutup operasional, tetapi untuk
mengubah format penjualan.
Hal itu disampaikan oleh Corporate Secretary Ramayana Lestari
Sentosa, Setyadi Surya, melalui pengumuman perusahaan di websiteresmi,
Jumat (15/9/2017).
"Kami akan mengubah format dan struktur kedelapan gerai
tersebut dengan menggantinya menjadi bisnis usaha lain," tulis Suryadi
dalam pengumuman tersebut.
Menurut dia, perubahan format tersebut juga akan diikuti
dengan perbaikan dari segi display atau tampilan, pemasaran,
hingga pelayanan.
Perubahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan penjualan dan
kepuasan pelanggan.
"Beberapa gerai juga akan terus dikembangkan agar
memiliki konsepone stop shopping, salah satunya bekerja sama dengan
bioskop, untuk menambah trafik penjualan," lanjutnya.
Saat ini total gerai Ramayana Department Store masih sebanyak
116 unit dan akan bertambah tiga gerai baru di akhir tahun.
Sementara tahun depan, perusahaan berencana menambah lima
hingga enam gerai lagi, namun tidak menyebutkan lokasi tepatnya.
Matahari
Sementara departemen store lain, PT Matahari Department Store
Tbk, memastikan akan menutup dua gerai yang berlokasi di Pasaraya Blok M dan
Pasaraya Manggarai pada akhir bulan September 2017.
"Matahari Department Store Pasaraya Blok M dan Manggarai
akan ditutup per akhir bulan September ini," ujar Corporate Secretary dan
Legal Director PT Matahari Department Store Tbk Miranti Hadisusilo kepada Kompas.com,
Jumat (15/9/2017).
Miranti menjelaskan, kedua gerai milik Matahari tersebut
ditutup akibat pusat perbelanjaan tersebut sepi pengunjung sehingga penjualan
tidak sesuai target.
Kendati demikian, Miranti menegaskan, pihaknya hingga akhir
tahun ini masih tetap melakukan ekspansi bisnis dengan membuka gerai baru.
"Matahari tetap akan melakukan ekspansi dengan membuka 1
sampai 3 gerai lagi sampai akhir tahun, satu di Jawa, dua di luar Jawa,"
paparnya.
Gerai Matahari di Pasaraya Blok M dan Pasaraya Manggarai
dibuka pada 2015 silam dengan menelan biaya investasi Rp 30 sampai Rp 40
miliar.

0 Comments