Namrole - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Buru Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025 di Aula Lantai II Kantor Bupati Buru Selatan, Namrole, Senin (22/12/2025). Rakerda ini menjadi forum konsolidasi internal partai untuk mengokohkan barisan dan menyusun arah perjuangan PKS lima tahun ke depan.
Rakerda mengusung tema “Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan” dan dihadiri Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pakar DPW PKS Maluku Saadiah Uluputty, Bupati Buru Selatan La Hamidi, Ketua DPD PKS Buru Selatan Husen Souwakil, pengurus PKS dan organisasi sayap, pengurus DPW PKS Maluku, pimpinan dan anggota DPRD Buru Selatan, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan OKP dan partai politik, masyarakat penerima manfaat, serta tamu undangan lainnya.
Ketua DPD PKS Buru Selatan, Husen Souwakil, menyampaikan bahwa Rakerda merupakan kelanjutan dari Musyawarah Daerah yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui Rakerda ini, PKS merumuskan program kerja dan rencana strategis yang selaras dengan kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, khususnya kebijakan K2 yang menekankan penguatan kaderisasi dan peningkatan pelayanan publik.
“Sebagai partai kader, PKS berkomitmen menyusun program yang terukur dan realistis. Kami membuka ruang masukan yang kritis dan konstruktif demi penguatan partai dan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Husen.
Ia juga menegaskan target PKS pada pemilihan legislatif mendatang, yakni peningkatan perolehan kursi, pembentukan fraksi penuh di DPRD, serta penguatan representasi di tingkat provinsi dan nasional. Target tersebut diharapkan menjadi semangat bersama seluruh kader dan simpatisan PKS di Buru Selatan.
Dalam kesempatan itu, Husen mengapresiasi kehadiran Anggota DPR RI Saadiah Uluputty yang dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat Maluku, termasuk Buru Selatan. Ia juga menyinggung kontribusi Anggota DPRD Provinsi Maluku dari PKS, Sholihin Buton, yang berhasil memperjuangkan alokasi anggaran pembangunan senilai Rp51 miliar untuk Kabupaten Buru Selatan melalui APBD Provinsi Maluku.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKS Maluku, Jalil Renyaan, yang mewakili Ketua DPW PKS Maluku, menekankan pentingnya Rakerda sebagai momentum konsolidasi pasca agenda politik nasional dan daerah. Menurutnya, PKS perlu memperkuat struktur, sistem kaderisasi, dan program kerja yang berpihak pada masyarakat.
“Setelah seluruh tahapan politik kita lewati, kini saatnya PKS mengokohkan barisan. Penguatan kader dan pelayanan publik menjadi ciri utama perjuangan PKS ke depan,” jelas Jalil.
Bupati Buru Selatan La Hamidi turut mengapresiasi pelaksanaan Rakerda PKS. Ia menilai partai politik merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, partai politik, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Buru Selatan,” ujar La Hamidi.
Rakerda PKS Buru Selatan juga dirangkaikan dengan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat oleh Anggota DPR RI Saadiah Uluputty dalam agenda Penyerapan Aspirasi Masyarakat DPR RI Tahun 2025, yang difokuskan pada pemenuhan hak-hak dasar warga negara sebagai bentuk komitmen perjuangan PKS untuk rakyat. (KT/03)




0 Comments