Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Stok BBM Subsidi di Manokwari Aman, BPH Migas Pastikan Penyaluran Terkendali

MANOKWARI - Pasokan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) tertentu jenis minyak solar di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, terpantau aman dan terkendali. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan stok BBM subsidi mencukupi serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan bahwa upaya penyediaan dan pendistribusian BBM dilakukan sesuai arahan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI pada Kamis (22/1/2026).

“Sejak Jumat (23/1/2026), stok BBM subsidi dan kompensasi berada dalam kondisi baik. Penyaluran solar di Kabupaten Manokwari terjaga, mencukupi, dan kondusif untuk melayani kebutuhan masyarakat. Stok BBM subsidi telah ditingkatkan menjadi sekitar 28 hingga 30 kiloliter (KL),” ujar Wahyudi di Kantor BPH Migas, Jakarta, Selasa (26/1/2026).

Menurut Wahyudi, BPH Migas bersama PT Pertamina Patra Niaga telah menambah stok BBM subsidi pada dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Manokwari, dengan kuota penyaluran harian masing-masing sebesar 15 KL per SPBU.

“Pada Sabtu (24/1/2026), stok BBM subsidi di kedua SPBU tersebut terpantau sangat mencukupi dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung normal,” jelasnya.

Kondisi serupa juga terjadi pada Minggu (25/1/2026) hingga Senin (26/1/2026). Meski terjadi peningkatan konsumsi BBM subsidi sekitar 15 hingga 20 KL pada Senin, stok BBM tetap dalam kondisi aman.

“Secara keseluruhan, penyaluran BBM subsidi di Kabupaten Manokwari berjalan dengan baik, stok memadai, dan distribusi tetap kondusif,” tambah Wahyudi.

Ia menegaskan, pemanfaatan BBM subsidi dan kompensasi negara diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah. Oleh karena itu, dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar penyaluran BBM subsidi, khususnya biosolar dan pertalite, dapat tepat sasaran, tepat volume, dan tepat guna.

“Melalui koordinasi yang baik, PT Pertamina Patra Niaga diminta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keandalan distribusi BBM, melakukan pembinaan kepada penyalur, serta melakukan pemantauan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, memastikan bahwa penyaluran BBM subsidi dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi.

“Sebagai badan usaha yang ditugaskan menyalurkan BBM bersubsidi, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjalankan penyaluran sesuai kuota, mekanisme, dan ketentuan yang ditetapkan regulator. Seluruh penyaluran juga dipantau melalui sistem terintegrasi,” kata Awan.

Senada dengan itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan dan distribusi BBM subsidi, khususnya di wilayah Papua Barat.

“Pertamina Patra Niaga melalui Marketing Operation Region (MOR) 8 Jayapura dengan wilayah kerja Maluku dan Papua terus berkoordinasi secara intensif dengan BPH Migas, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan BBM subsidi tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujarnya.

Roberth menambahkan, Pertamina Patra Niaga juga secara konsisten melakukan pemantauan lapangan, pembinaan kepada lembaga penyalur, serta pendataan berbasis sistem digital guna memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (Wit) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments