SLEMAN – Warga Perumahan Griya Arga Permai, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah rumah kosong, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar terkejut. Kerangka manusia itu ditemukan di dalam rumah yang diketahui sudah lama tidak dihuni.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, petugas Polsek Gamping bersama piket fungsi dan Tim Inafis Polresta Sleman langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Petugas segera mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan awal setelah menerima laporan dari masyarakat,” ujar AKP Salamun, Kamis (5/2/2026).
Menurut Salamun, penemuan kerangka manusia berawal saat pemilik rumah berinisial SRS (60) bersama anaknya FS (21) mendatangi rumah tersebut untuk membersihkan bangunan yang sudah lama tidak ditempati.
“Setelah pintu berhasil dibuka, pelapor mendapati kondisi rumah berdebu, tidak berpenghuni dalam waktu lama, serta menemukan sebuah sepeda motor dan helm dalam keadaan tertinggal,” terangnya.
Merasa curiga dengan kondisi tersebut, pelapor kemudian menghubungi Ketua RT setempat berinisial HA (71) dan seorang saksi lain berinisial SI (28) untuk bersama-sama melakukan pengecekan.
“Saat dilakukan pengecekan di lantai atas, para saksi menemukan kerangka manusia yang berada di depan pintu salah satu kamar tidur,” ungkap Salamun.
Atas temuan tersebut, pelapor segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Gamping. Petugas kepolisian kemudian melakukan pengamanan TKP, pendataan saksi-saksi, serta mengevakuasi kerangka manusia ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.
Salamun menambahkan, hingga kini identitas korban masih dalam proses identifikasi forensik melalui pemeriksaan odontologi forensik dan DNA.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang belulang yang diperiksa,” jelasnya.
Polresta Sleman, lanjut Salamun, masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan identitas serta penyebab pasti kematian korban.
“Penyelidikan masih terus berjalan,” pungkasnya. (Wit)

0 Comments