Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Ngabuburit Sehat dan Ceria, Komunitas Salsa Jakarta Tetap Berdansa di Bulan Ramadan

JakartaNgabuburit biasanya identik dengan berburu takjil atau sekadar bersantai menunggu waktu berbuka. Namun suasana berbeda terlihat di Jakarta pada Minggu (22/2/2026). Sekitar 100 anggota Komunitas Salsa Jakarta justru memilih tetap aktif bergerak, memadukan olahraga dansa dengan hangatnya silaturahmi Ramadan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa ibadah puasa bukan penghalang untuk tetap produktif dan menjaga kebugaran tubuh. Dengan iringan musik Latin yang enerjik, para peserta mulai dari anak muda, orang dewasa, hingga pasangan lansia—tampak lincah mengikuti setiap irama.

Bukan Sekadar Hobi, Salsa Kaya Manfaat

Tarian Salsa bukan hanya soal estetika gerakan, tetapi juga latihan kardio yang efektif. Berbagai pakar kesehatan menyebutkan sejumlah manfaat rutin berdansa, di antaranya:

  • Meningkatkan kesehatan jantung (kardiovaskular): Gerakan cepat dan berpola membantu memperkuat otot jantung serta melancarkan sirkulasi darah.

  • Membakar kalori: Satu jam menari dapat membakar 300–500 kalori, setara lari atau bersepeda ringan.

  • Melatih keseimbangan dan koordinasi: Pola langkah kompleks melatih sinkronisasi otak dan otot, sekaligus memperbaiki postur tubuh.

  • Mengurangi stres: Alunan musik ceria memicu pelepasan hormon endorfin yang membantu meredakan stres dan kecemasan.

Ryan Latino, salah satu penari sekaligus penyanyi yang tampil ikonik dengan kacamata dan topi, mengatakan semangat komunitas tak surut meski berpuasa.

“Sejujurnya tidak ada halangan saat bulan puasa. Setelah dengar musik, energi bangkit sendiri. Karena kita enjoy, rasa lelah seperti hilang,” ujarnya.

Menurut Ryan, dansa menjadi alternatif olahraga yang lebih menyenangkan dibanding rutinitas gym. “Di sini kita bertemu banyak orang dan ada musik yang bikin semangat,” tambahnya.

Tantangan Menjaga Tempo

Keseruan acara semakin hidup berkat iringan musik live dari Jakarta Precious Salsa Band. Band ini memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga tempo agar selaras dengan langkah para penari.

Randy Santa Maria, salah satu personel band, menuturkan bahwa bermain untuk pedansa Salsa membutuhkan konsistensi ritme yang presisi.

“Kami fokus banget sama tempo kaki pedansa. Kalau salah sedikit saja, bisa protes. Kami juga harus terus update lagu-lagu Amerika Latin yang mungkin belum populer di sini. Tapi karena ini passion, kami senang bisa mengiringi orang berdansa,” jelasnya.

Rutin Digelar Selama Ramadan

Selama Ramadan 2026, kegiatan sosial dan kelas dansa ini rutin digelar setiap Minggu, mulai pukul 19.00 hingga 23.30 WIB, agar peserta tetap memiliki energi maksimal setelah berbuka.

Tren awal 2026 menunjukkan komunitas berbasis hobi seperti Salsa semakin diminati warga Jakarta. Selain mempererat pertemanan, aktivitas ini menjadi alternatif gaya hidup sehat yang menyenangkan di tengah padatnya dinamika ibu kota.

Ngabuburit pun tak lagi sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi menjadi momentum menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan. (W) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments