Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI di Lebanon dalam Misi UNIFIL

JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menyampaikan duka mendalam atas gugurnya dua prajurit terbaiknya serta dua prajurit lainnya yang mengalami luka dalam insiden di daerah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Senin (30/3/2026), di Lebanon Selatan. Insiden ini terjadi hanya berselang kurang dari 24 jam dari kejadian sebelumnya di wilayah yang sama.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah, menjelaskan bahwa insiden bermula saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) tengah melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).

Konvoi tersebut bergerak dalam rangka memberikan dukungan logistik dari Markas Komando (Mako) Sektor Timur UNIFIL di United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.

“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik yang tinggi, ketika terjadi ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya dua prajurit TNI,” ujar Aulia dalam keterangan resminya, Selasa (31/3/2026).

Dua prajurit yang gugur adalah Zulmi Aditya Iskandar dan Muhammad Nur Ichwan. Sementara itu, dua prajurit lainnya yang mengalami luka yakni Sulthan Wirdean Maulana dan Deni Rianto telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di St. George Hospital Beirut.

TNI menegaskan bahwa dalam setiap penugasan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian, aspek keselamatan prajurit tetap menjadi prioritas utama dengan meningkatkan kewaspadaan sesuai prosedur tetap (Standard Operating Procedure/SOP) yang berlaku di UNIFIL.

Untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut, pihak UNIFIL saat ini tengah melakukan investigasi. TNI juga terus memantau perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontinjensi menghadapi dinamika keamanan di wilayah misi Lebanon. (Wit) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments