Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya

Sleman – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di rumahnya kawasan Babarsari, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu pagi. Korban diketahui berinisial EA (47), warga Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Korban ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa setelah lingkungan sekitar rumahnya tercium bau tidak sedap yang menyengat. Temuan tersebut kemudian menggegerkan warga setempat.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro menjelaskan, korban mulai dicari setelah sejak Rabu (16/4/2026) nomor telepon selulernya tidak dapat dihubungi. Salah seorang saksi kemudian mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisinya.

“Setelah sampai di depan pintu rolling door rumah korban, saksi mencium bau yang tidak sedap,” kata Argo, Sabtu (18/4/2026).

Karena curiga, saksi lalu memanggil warga sekitar lainnya untuk bersama-sama memeriksa kondisi di dalam rumah. Saat itulah korban ditemukan sudah meninggal dunia.

“Saksi kemudian memanggil warga sekitar lain untuk masuk ke dalam rumah korban. Di sana mereka mendapati korban sudah meninggal dunia. Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta,” terangnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui telah lama menderita penyakit dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi menduga kondisi kesehatan yang tidak kunjung membaik membuat korban mengalami tekanan psikologis.

“Korban diduga mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mengambil keputusan ekstrem ketika menghadapi tekanan hidup, masalah berat, atau gangguan mental.

“Kami menekankan bahwa mengakhiri hidup bukanlah solusi. Jika menghadapi tekanan mental, sebaiknya berkomunikasi dengan keluarga, teman, tokoh masyarakat, atau pihak terkait untuk mendapatkan bantuan,” pungkasnya.

Bila Anda atau orang terdekat sedang mengalami tekanan emosional berat, cobalah mencari dukungan dari keluarga, sahabat, tenaga kesehatan, atau layanan konseling profesional. Anda tidak harus menghadapinya sendirian. (Rls) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments