Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Tragedi Kebakaran Lahan di Wailete, Satu Warga Hative Besar Meninggal Dunia

Ambon - Seorang warga Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Wailete, Selasa (27/1/2026) sore. Insiden tersebut terjadi saat korban melakukan pembersihan lahan milik warga dengan cara pembakaran.

Korban diketahui bernama Marthen Ledrik Pattinama (58), warga RT 02/RW 02 Desa Hative Besar. Ia ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah api meluas dan menghanguskan area sekitar tempat pembakaran.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum kejadian korban terlihat membersihkan lahan dengan membakar tumpukan kayu kering. Dalam proses tersebut, api diduga dengan cepat membesar akibat kondisi cuaca yang panas serta banyaknya material mudah terbakar di lokasi. Situasi ini menyebabkan api sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Warga yang berada di sekitar lokasi melihat kepulan asap tebal dan kobaran api yang terus membesar. Mereka kemudian berupaya memberikan pertolongan sembari melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Hative Besar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon menerima laporan kebakaran pada pukul 17.40 WIT. Petugas dari Pos Hative Besar langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 17.50 WIT. Untuk mempercepat proses pemadaman serta mencegah api merambat ke kawasan permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi, Damkar juga mengerahkan armada dari Pos Mako.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar menurunkan:

  • 1 unit mobil pemadam dari Pos Hative Besar dengan 8 personel

  • 1 unit mobil pemadam dari Pos Mako dengan 6 personel

Sebanyak 14 personel Damkar terlibat langsung dalam proses pemadaman dan pendinginan, dibantu warga setempat yang bergotong royong membuka akses dan membantu pengendalian api di sekitar lokasi.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah dilakukan penyemprotan intensif. Namun, saat proses pemadaman berlangsung, petugas menemukan korban telah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar serius. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.

Petugas Damkar memastikan situasi di lokasi kejadian telah aman dan terkendali pada pukul 18.20 WIT, setelah dilakukan pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan. Seluruh personel kemudian kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan tugas siaga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menghimpun keterangan dari saksi-saksi terkait peristiwa tersebut. Aparat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran lahan, mengingat kondisi cuaca panas dan lingkungan kering dapat meningkatkan risiko kebakaran yang membahayakan keselamatan jiwa.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dalam setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari. (EH)

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments