Ambon – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya melalui Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Akademik dalam rangka Wisuda XXI Program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan, Kamis (30/04/2026).
Mengusung tema “Membangun Insan Vokasi Unggul Menuju Transformasi Energi Kawasan Kepulauan”, prosesi wisuda kali ini tidak sekadar menjadi seremoni kelulusan, melainkan momentum strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan kompeten menghadapi tantangan pembangunan, khususnya di sektor energi wilayah kepulauan.
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Nomor 128/PL.13/KL/2026, sebanyak 169 mahasiswa resmi dinyatakan lulus setelah memenuhi seluruh standar akademik, termasuk penyelesaian tugas akhir dan skripsi. Para lulusan berasal dari beragam disiplin ilmu, mulai dari Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Administrasi Bisnis, Akuntansi, hingga program unggulan seperti Manajemen Proyek Konstruksi, Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan, Teknologi Rekayasa Sistem Mekanikal dan Kelistrikan Minyak dan Gas, Teknik Informatika, serta bidang perairan.
Direktur Polnam, Dady Mairuhu, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh sivitas akademika dan orang tua mahasiswa yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan para lulusan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan titik awal pengabdian di tengah masyarakat.
“Hari ini adalah momen yang sangat bermakna, bukan hanya bagi wisudawan, tetapi juga bagi saya secara pribadi. Ini adalah wisuda terakhir saya sebagai direktur setelah kurang lebih delapan tahun mengemban amanah,” ungkapnya dengan penuh haru.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para lulusan agar terus mengasah kompetensi dan tidak berhenti belajar di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah. Menurutnya, ijazah hanyalah pintu masuk menuju tanggung jawab yang lebih besar sebagai agen perubahan di masyarakat.Dalam refleksi masa kepemimpinannya, Mairuhu turut menyoroti berbagai capaian institusi, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, pembukaan program studi baru, pembangunan infrastruktur kampus, hingga penguatan jejaring kerja sama dengan dunia usaha dan industri, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua dan masyarakat atas keterlambatan distribusi ijazah pada periode sebelumnya. Hal tersebut, jelasnya, merupakan dampak dari penerapan sistem penomoran ijazah nasional yang harus mengikuti kebijakan pemerintah pusat.
Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah dan transkrip nilai kepada para lulusan sebagai simbol keberhasilan akademik. Para wisudawan diharapkan mampu tampil sebagai tenaga profesional yang unggul, berintegritas, dan siap menjawab kebutuhan pembangunan daerah, terutama dalam mendorong transformasi energi di kawasan kepulauan.
Menutup sambutannya, Mairuhu menyampaikan optimisme terhadap masa depan Polnam di bawah kepemimpinan yang baru. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku untuk terus mendukung penguatan pendidikan vokasi sebagai fondasi kemajuan daerah.
“Jadilah kebanggaan keluarga, almamater, dan bangsa Indonesia. Masa depan ada di tangan saudara-saudara sekalian,” pesannya. (KT/03)


0 Comments