Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Bupati Ikram Umasugi Beri Living Cost Rp2 Juta untuk Jamaah Haji Buru, Pelayanan Haji Kini Lebih Istimewa

Namlea
– Pemerintah Kabupaten Buru kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya para calon jamaah haji. Sebanyak 13 jamaah haji asal Kabupaten Buru resmi dilepas keberangkatannya oleh Bupati Buru, Ikram Umasugi bersama Wakil Bupati H. Sudarmo di Aula Kantor Bupati Buru, Kamis (7/5/2026).

Acara pelepasan berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Tangis haru keluarga pecah saat melepas kerabat mereka menuju Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima. Sejumlah keluarga bahkan turut mengantar jamaah hingga Bandara Namniwel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Buru, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buru, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Ikram Umasugi menyampaikan ucapan selamat kepada para jamaah yang disebutnya sebagai orang-orang pilihan yang mendapat panggilan langsung dari Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji di Baitullah.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah haji. Bapak dan ibu adalah orang-orang istimewa yang dipilih Allah SWT untuk menjadi tamu-Nya di Tanah Suci,” ujar Ikram.

Bupati juga menitipkan harapan agar para jamaah mendoakan Kabupaten Buru dan seluruh masyarakat agar senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan perlindungan oleh Allah SWT.

Selain itu, Ikram berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Buru juga menyerahkan uang living cost sebesar Rp2.000.000 kepada setiap jamaah haji. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintahan Ikram Umasugi dan H. Sudarmo dalam meningkatkan pelayanan keagamaan masyarakat selama lima tahun ke depan.

Tak hanya itu, pelayanan jamaah haji tahun ini disebut jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Di bawah kepemimpinan Ikram Umasugi, pemerintah daerah memfasilitasi transportasi jamaah rute Namlea–Ambon pulang pergi menggunakan pesawat Wings Air.

Seluruh jamaah juga ditempatkan di Hotel Santika Ambon sebelum masuk embarkasi haji antara Waeheru. Pemerintah daerah bahkan menanggung biaya makan dan minum jamaah selama berada di Ambon.

Yang paling mendapat apresiasi dari para jamaah dan keluarga adalah kebijakan Pemkab Buru yang menanggung biaya bagasi Ambon–Namlea pulang pergi, sehingga jamaah tidak lagi direpotkan dengan pengangkutan koper saat keberangkatan maupun kepulangan dari Tanah Suci.

“Seluruh jamaah haji kita berikan pelayanan first class sebagai tamu Allah di Baitullah,” tegas Ikram Umasugi.

Kebijakan tersebut menuai apresiasi luas dari masyarakat Kabupaten Buru. Banyak pihak menilai perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap jamaah haji menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam urusan ibadah dan kemanusiaan. (KT/LO) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments