Namrole – Pembangunan gedung tiga lantai RSUD Dr. Salim Alkatiri yang menjadi bagian dari peningkatan status rumah sakit dari Tipe D menjadi Tipe C mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan, Yurdin Halibi. Proyek strategis bernilai besar tersebut dinilai sebagai tonggak sejarah sekaligus lompatan kemajuan sektor kesehatan di Kabupaten Buru Selatan.
Dukungan tersebut disampaikan Yurdin Halibi saat menghadiri doa bersama menandai dimulainya pekerjaan konstruksi pembangunan dan renovasi RSUD Dr. Salim Alkatiri di Namrole, Jumat (5/6/2026).
Dalam sambutannya, Halibi menyebut pembangunan rumah sakit tersebut bukan sekadar menghadirkan gedung baru yang megah dan modern, tetapi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan berkualitas.
“Peningkatan RSUD Dr. Salim Alkatiri dari Tipe D menjadi Tipe C merupakan langkah besar yang akan membawa perubahan signifikan bagi pelayanan kesehatan masyarakat Buru Selatan. Ini adalah momentum bersejarah yang patut kita syukuri dan dukung bersama,” ujarnya.
Menurut Halibi, proyek tersebut merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang digagas Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mempercepat pemerataan pelayanan kesehatan di daerah. Ia pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Buru Selatan sebagai salah satu daerah penerima program prioritas tersebut.
“Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa Buru Selatan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Ini merupakan peluang emas untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan representatif bagi masyarakat,” katanya.
Halibi juga memberikan penghargaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan yang dinilainya memiliki komitmen kuat serta kerja keras luar biasa dalam memperjuangkan pembangunan rumah sakit tersebut sejak tahap pengusulan hingga pelaksanaan.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan proyek pembangunan rumah sakit dengan dukungan anggaran besar tidak terlepas dari peran aktif pemerintah daerah yang terus membangun komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam memperjuangkan pembangunan ini. Keberhasilan yang kita saksikan hari ini merupakan buah dari kerja keras dan keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Apresiasi serupa juga diberikan kepada Direktur RSUD Dr. Salim Alkatiri beserta seluruh jajaran yang terus mengawal proses pembangunan hingga memasuki tahap konstruksi.
Halibi menjelaskan, selama ini RSUD Dr. Salim Alkatiri telah menjadi tumpuan pelayanan kesehatan masyarakat Buru Selatan. Namun berbagai keterbatasan sarana, kapasitas layanan, serta kebutuhan tenaga medis masih menjadi tantangan yang harus dijawab melalui peningkatan status rumah sakit.
Karena itu, pembangunan gedung tiga lantai dan peningkatan menjadi rumah sakit Tipe C diyakini akan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, termasuk pelayanan spesialistik yang selama ini masih terbatas.
“Dengan peningkatan status ini, masyarakat akan memperoleh pelayanan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih berkualitas. Harapannya, kebutuhan rujukan ke luar daerah dapat semakin berkurang karena layanan yang dibutuhkan sudah tersedia di daerah sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Halibi optimistis kehadiran rumah sakit yang lebih modern dan representatif akan menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Buru Selatan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan RSUD Dr. Salim Alkatiri merupakan investasi besar bagi masa depan daerah, karena kesehatan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang produktif dan sejahtera.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. RSUD Dr. Salim Alkatiri akan menjadi simbol kemajuan Buru Selatan dan bukti nyata hadirnya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Halibi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mengawal pembangunan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Diketahui, proyek pembangunan RSUD Dr. Salim Alkatiri dari Tipe D menjadi Tipe C dilaksanakan melalui pembangunan gedung tiga lantai yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya sebagai kontraktor pelaksana, PT Hebsa Indonesia sebagai konsultan perencana, serta PT Ciriajasa sebagai tim manajemen konstruksi. Kehadiran fasilitas kesehatan modern tersebut diharapkan menjadi jawaban atas harapan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih maju, profesional, dan membanggakan di Kabupaten Buru Selatan. (KT/03)

0 Comments