Namrole, 20 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Buru Selatan bersama DPRD Kabupaten Buru Selatan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Buru Selatan di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (20/7/2026).
Rapat paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Staf Ahli Gubernur Maluku Umar Al Habasy yang mewakili Gubernur Maluku, Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan, pimpinan dan anggota DPRD, para tokoh pemekaran, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Buru Selatan dalam pidatonya mengatakan peringatan HUT ke-18 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri daerah sekaligus memperkuat komitmen membangun masa depan Buru Selatan.
Menurutnya, sebuah daerah yang maju adalah daerah yang menghargai sejarahnya.
"Ada ungkapan bijak yang mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Demikian pula dengan sebuah daerah. Daerah yang maju bukanlah daerah yang melupakan jejak perjuangan sejarahnya, melainkan daerah yang menjadikan sejarah sebagai sumber inspirasi untuk membangun masa depan," ujar Ketua DPRD.
Ia mengingatkan bahwa 18 tahun silam Kabupaten Buru Selatan lahir melalui perjuangan panjang masyarakat yang menginginkan pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat, pelayanan yang lebih baik, serta pembangunan yang merata.
Atas nama lembaga DPRD, Ketua DPRD menyampaikan penghormatan kepada seluruh tokoh pemekaran, mantan Penjabat Bupati, mantan Bupati dan Wakil Bupati, serta para mantan pimpinan dan anggota DPRD yang telah memberikan pengabdian bagi kemajuan Kabupaten Buru Selatan.
Sementara itu, Bupati Buru Selatan, La Hamidi, mengatakan usia ke-18 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan tekad untuk melanjutkan pembangunan menuju daerah yang lebih maju, humanis, dan berkelanjutan.
Dalam pidatonya, La Hamidi menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap optimistis meski menghadapi tantangan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
"Tantangan utama saat ini bukan hanya pada keterbatasan fiskal, tetapi bagaimana pemerintah mampu menghadirkan tata kelola yang baik, pengelolaan keuangan yang efektif, serta program pembangunan yang tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat," kata La Hamidi.
Ia menjelaskan, tema HUT ke-18 Kabupaten Buru Selatan, "Mari Bersatu, Kolaborasi serta Inovasi Demi Buru Selatan yang Sejahtera, Maju, Mandiri dan Humanis," menjadi semangat bersama seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Bupati juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buru Selatan pada 2025 mencapai 4,21 persen, angka kemiskinan turun menjadi 14,84 persen, tingkat pengangguran menurun menjadi 1,29 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 69,36 poin.
Menurut La Hamidi, berbagai capaian tersebut akan menjadi fondasi untuk mempercepat pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, infrastruktur, reformasi birokrasi, hingga peningkatan pelayanan publik.
"Berbagai capaian ini bukan tujuan akhir. Target utama kita adalah mewujudkan masyarakat Buru Selatan yang mandiri, maju, adil, dan sejahtera," tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh pemekaran, para pemimpin terdahulu, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Buru Selatan selama 18 tahun terakhir.
Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melalui sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Maluku, Umar Al Habasy, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buru Selatan atas hari jadi ke-18.
Menurut Gubernur, peringatan hari jadi daerah harus dimaknai sebagai momentum refleksi untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.
"Peringatan hari ulang tahun bukan hanya seremonial, tetapi momentum reflektif untuk mengevaluasi capaian pembangunan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Buru Selatan yang lebih baik," demikian sambutan Gubernur.
Pemerintah Provinsi Maluku juga memberikan penghargaan kepada seluruh tokoh pemekaran, mantan kepala daerah, mantan Penjabat Bupati, serta mantan anggota DPRD yang telah berjasa membangun Kabupaten Buru Selatan sejak awal pembentukannya.
Melalui momentum HUT ke-18 ini, Pemerintah Provinsi Maluku mengajak seluruh komponen masyarakat terus memperkuat persatuan, menjaga stabilitas keamanan, serta bergotong royong menuntaskan berbagai program pembangunan demi mewujudkan Buru Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. (KT-AL)

0 Comments