Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480




KONI Bursel Kebut Persiapan POPMAL 2027, Cabor Diminta Rinci Kebutuhan Atlet

Namrole - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buru Selatan mulai tancap gas mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Maluku (POPMAL) yang dijadwalkan berlangsung Maret 2027.

Persiapan tersebut dimatangkan melalui rapat KONI bersama para pimpinan cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Buru Selatan di Kantor KONI, Desa Waenono, Kecamatan Namrole, Minggu (13/9/2026).

Rapat dibuka Sekretaris Umum KONI Buru Selatan, Muhlisin Arfa. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya bersama Ketua Umum KONI Buru Selatan, La Hamidi.

Kali ini, KONI bersama seluruh cabor fokus membedah kebutuhan atlet sekaligus mematangkan kesiapan para atlit sebagai bagian dari persiapan menuju POPMAL.

Ketua Harian KONI Buru Selatan, Sami Latbual, menegaskan persiapan atlet tidak boleh dilakukan secara mendadak. Setiap cabor harus sejak awal memetakan kebutuhan secara rinci agar proses pembinaan dan latihan berjalan efektif.

“Ada dua hal penting yang kita bicarakan hari ini. Pertama, persiapan dan kebutuhan atlet menuju POPMAL. Kita harus membicarakan secara teknis apa saja yang harus dipersiapkan dalam beberapa bulan ke depan,” kata Latbual.

Menurutnya, setiap cabor wajib menyampaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing, mulai dari program latihan, atlet, pelatih, sarana-prasarana hingga perlengkapan pertandingan.

Peralatan latihan, kata Latbual, juga menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Atlet harus dibiasakan menggunakan perlengkapan yang nantinya dipakai dalam pertandingan sehingga mereka tidak canggung ketika berada di arena kompetisi.

“Perlengkapan apa saja yang sudah ada di cabor harus disampaikan. Yang belum tersedia harus kita cari solusinya. Jangan sampai atlet baru mengenal peralatan ketika sudah berada di arena pertandingan,” tegasnya.

Selain kebutuhan atlet, rapat juga membahas anggaran yang akan diarahkan untuk mendukung pembinaan dan meningkatkan intensitas latihan atlet menjelang POPMAL.

Kebutuhan yang dibahas mencakup sarana dan prasarana latihan, peralatan olahraga, pakaian atlet, sepatu, perlengkapan pertandingan serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.

Latbual meminta seluruh cabor menyusun draf kebutuhan berdasarkan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar mencantumkan angka.

“Kita tidak bisa hanya menyampaikan kebutuhan secara umum. Harus ada perencanaan kebutuhan yang diperlukan untuk pembinaan atlet,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyusunan kebutuhan harus dilakukan lebih awal mengingat proses penganggaran daerah memiliki mekanisme dan aturan yang harus dipenuhi.

“Kalau ada kebutuhan yang kurang, sampaikan. Nanti kita diskusikan bersama. Kalau memang perlu ditambah, kita tambah berdasarkan kebutuhan. Kalau terlalu besar, kita evaluasi dan sesuaikan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, seluruh cabor turut menyerahkan draf program pelatihan atlet sebagai bahan awal penyusunan program pembinaan menuju POPMAL 2027.

Draf tersebut selanjutnya akan dihimpun KONI untuk dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabor. 

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Buru Selatan, Djafar Souwkail, menegaskan bahwa pembinaan olahraga merupakan tanggung jawab bersama dan harus tetap berjalan secara berkesinambungan.

Menurutnya, atlet yang memiliki potensi dan mampu berprestasi harus mendapat dukungan maksimal karena mereka bukan hanya membawa nama cabor, tetapi juga membawa nama Kabupaten Buru Selatan.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Pembinaan atlet tidak boleh berhenti hanya karena adanya pergantian pemerintahan,” tegas Souwkail.

Ia juga mendorong pengurus KONI dan cabor membangun koordinasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah dan DPRD, termasuk membuka peluang dukungan dari pihak lain maupun sponsor.

Souwkail menilai, persiapan menuju POPMAL membutuhkan kerja bersama dan komitmen seluruh pihak. Apalagi, waktu menuju pelaksanaan pertandingan semakin dekat.

“Semangatnya harus tetap menyatu, karena kita sedang mempersiapkan atlet untuk membawa nama Buru Selatan,” katanya.

Hasil rapat tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Ketua Umum KONI Buru Selatan, La Hamidi, sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.

KONI Buru Selatan menegaskan persiapan POPMAL 2027 akan dilakukan sejak jauh hari, dengan harapan pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan, tetapi mampu melahirkan prestasi dan mengharumkan nama Buru Selatan di tingkat Provinsi Maluku. (KT/04) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments