Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480


RSUD Dr. Salim Alkatiri Naik Kelas, Harapan Baru Kesehatan Buru Selatan

Namrole – Pemerintah Kabupaten Buru Selatan kembali mencatatkan sejarah penting dalam pembangunan daerah dengan dimulainya proyek renovasi dan peningkatan status RSUD Dr. Salim Alkatiri dari rumah sakit Tipe D menjadi Tipe C. Proyek strategis bernilai Rp157,891 miliar ini menjadi simbol kemajuan sektor kesehatan sekaligus bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih modern, lengkap, dan berkualitas bagi masyarakat.

Momentum bersejarah tersebut ditandai dengan doa bersama di lokasi pembangunan RSUD Dr. Salim Alkatiri, Namrole, Jumat (5/6/2026), yang dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, pimpinan OPD, pihak kontraktor, konsultan, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati Buru Selatan, La Hamidi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan investasi besar dan jangka panjang yang akan membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, peningkatan status rumah sakit menjadi Tipe C akan membuka akses terhadap layanan kesehatan yang lebih luas dengan fasilitas yang lebih modern, tenaga medis yang lebih lengkap, serta pelayanan yang semakin profesional.

"Ini merupakan langkah besar bagi Kabupaten Buru Selatan. Rumah sakit ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol kemajuan daerah dan wujud keseriusan pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih berkualitas," ujar La Hamidi.

Ia menambahkan, selama ini masyarakat masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam memperoleh layanan kesehatan yang memadai. Karena itu, pembangunan RSUD Dr. Salim Alkatiri diharapkan menjadi solusi nyata untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan di daerah.

"Kami berharap masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Rumah sakit ini akan menjadi fasilitas kesehatan yang membanggakan dan mampu menjawab harapan masyarakat selama ini," katanya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas dukungan melalui Program Strategis Nasional dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang memungkinkan pembangunan rumah sakit tersebut terlaksana.

Menurut La Hamidi, kehadiran proyek besar di bidang kesehatan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya Kabupaten Buru Selatan yang selama hampir dua dekade masih menghadapi berbagai tantangan dalam sektor kesehatan.

"Dukungan ini menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Ini adalah jawaban atas harapan panjang masyarakat Buru Selatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih layak," ungkapnya.

Pembangunan RSUD Dr. Salim Alkatiri tidak hanya dipandang sebagai proyek infrastruktur kesehatan, tetapi juga sebagai simbol kemajuan Kabupaten Buru Selatan. Gedung tiga lantai yang modern dan representatif nantinya akan menjadi pusat pelayanan kesehatan rujukan yang mampu memberikan layanan medis yang lebih komprehensif bagi masyarakat.

Keberhasilan menghadirkan proyek bernilai besar di tengah tantangan fiskal daerah menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan.

Bupati pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan dan mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar, aman, serta selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

"Mari kita menjaga persatuan dan semangat gotong royong demi mewujudkan Buru Selatan yang lebih maju, sehat, dan sejahtera," ajaknya.

Optimistis Rampung Tepat Waktu

Sementara itu, Project Manager PT Nindya-Hebsa KSO, Gian Tri Yuliansah, menyatakan optimisme bahwa proyek pembangunan rumah sakit tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak.

Meski sempat menghadapi kendala pada tahap awal pekerjaan, pihaknya memastikan seluruh tim terus bekerja maksimal agar target penyelesaian selama 296 hari kerja dapat tercapai.

Pembangunan RSUD Dr. Salim Alkatiri dilaksanakan oleh PT Nindya Karya sebagai kontraktor pelaksana, bekerja sama dengan PT Hebsa Indonesia serta PT Ciriajasa Engineering Consultant.

Dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2026, masyarakat Buru Selatan kini menaruh harapan besar terhadap hadirnya rumah sakit baru yang lebih modern dan representatif. Kehadiran RSUD Dr. Salim Alkatiri Tipe C nantinya diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan terjangkau, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat serta tonggak baru kemajuan sektor kesehatan di Kabupaten Buru Selatan. (KT/03) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments