Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480

Hari Kedua Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Oya Bantul Ditemukan Tim SAR Gabungan

BANTUL – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di kawasan Lembah Sungai Oya, Plarangan, Imogiri, Kabupaten Bantul, pada hari kedua operasi pencarian, Selasa (21/7/2026). Korban, Taufan Aktafiama (27), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar lima meter dari lokasi awal diduga tenggelam.

Koordinator Unit Siaga SAR Kota Yogyakarta, Nugroho Adi, mengatakan korban ditemukan pada pukul 12.10 WIB oleh tim penyelam SAR Gabungan di kedalaman sekitar dua meter.

"Korban ditemukan sekitar lima meter dari lokasi kejadian pada kedalaman kurang lebih dua meter. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk penanganan lebih lanjut," ujar Nugroho.

Menurutnya, pada hari kedua operasi, tim SAR membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) agar proses pencarian dapat dilakukan secara maksimal.

SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan drone kapal yang dilengkapi sonar, SRU 2 melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian, SRU 3 menyisir aliran sungai melalui jalur air, sementara SRU 4 melakukan pemantauan dari jalur darat.

"Pada hari kedua operasi, pencarian kami lakukan dengan metode penyisiran terpadu. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur SAR Gabungan, korban berhasil ditemukan pada pukul 12.10 WIB," katanya.

Nugroho menjelaskan, pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dengan mempertimbangkan karakteristik arus Sungai Oya serta hasil pemetaan yang telah dilakukan sejak hari pertama operasi.

Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi dari lokasi dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR Gabungan, relawan, dan instansi terkait yang terlibat dalam operasi pencarian.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras selama proses pencarian. Sinergi antarinstansi dan para relawan menjadi faktor penting sehingga korban dapat segera ditemukan," ungkapnya.

Nugroho juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan sungai maupun perairan.

"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan faktor risiko saat beraktivitas di sungai dan selalu mengutamakan keselamatan diri agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. (KT/04) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments