Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



PAN Bursel Bidik Kursi Ketua DPRD, Amadhan: Kami Ingin Jadi Kekuatan Politik Terbesar

Namrole
– Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mulai menaikkan level target politiknya. Setelah berhasil mengembalikan tiga kursi di DPRD Bursel sekaligus meningkatkan posisi di unsur pimpinan dewan, PAN kini tidak lagi sekadar berbicara tentang mempertahankan kursi.

Target berikutnya jauh lebih besar yakni menjadi kekuatan politik dengan perolehan kursi terbanyak dan merebut kursi Ketua DPRD Buru Selatan.

Target politik tersebut disampaikan Ketua DPD PAN Bursel, Amadhan Loilatu, dalam momentum tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PAN yang dirangkaikan dengan doa bersama dan berbagi kebahagiaan bersama 280 anak yatim di Desa Kamlanglale, Kecamatan Namrole, Minggu (23/8/2026).

Bagi Amadhan, usia 28 tahun bukan sekadar angka perjalanan sebuah partai. Momentum tersebut menjadi titik evaluasi sekaligus pijakan baru bagi PAN Bursel untuk membangun kekuatan politik yang lebih solid, terukur dan dekat dengan masyarakat.

Ia mengatakan, PAN Bursel telah melewati berbagai dinamika politik daerah. Karena itu, capaian yang telah diraih pada pemilu sebelumnya harus menjadi modal untuk bekerja lebih keras menghadapi pertarungan politik berikutnya.

“Target kita ke depan adalah harus menjadi top leader di DPRD Bursel dengan meningkatkan jumlah kursi di setiap dapil. Itu menjadi kerja keras kami,” tegas Amadhan.

Dari Mengembalikan Kursi, Kini Membidik Puncak

Amadhan mengungkapkan, target PAN Bursel pada periode sebelumnya adalah mengembalikan tiga kursi DPRD yang pernah diraih partai tersebut. Target itu akhirnya berhasil diwujudkan pada Pemilu terakhir.

Tidak hanya kembali memperoleh tiga kursi, posisi PAN dalam struktur pimpinan DPRD Bursel juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya berada pada posisi Wakil Ketua II, kini PAN menempati posisi Wakil Ketua I DPRD Bursel.

“Lima tahun yang lalu target kami adalah mengembalikan kursi. Dari semula tiga, kemudian hilang pada 2019 dan tersisa dua. Alhamdulillah, target untuk kembali menjadi tiga kursi tercapai. Dari unsur pimpinan juga naik dari Wakil Ketua II ke Wakil Ketua I,” ujar Amadhan yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Buru Selatan.

Capaian tersebut, menurutnya, membuktikan bahwa konsolidasi dan kerja politik yang dilakukan PAN Bursel mulai menunjukkan hasil.

Namun, PAN tidak ingin menjadikan capaian tersebut sebagai titik akhir.

Justru sebaliknya, keberhasilan mengembalikan tiga kursi dipandang sebagai batu loncatan untuk merebut posisi yang lebih tinggi.

“Insyaallah target kita ke depan adalah menjadi top leader di DPRD Bursel,” katanya.

Bukan Sekadar Kursi, Tetapi Kekuatan Politik

Ambisi menduduki kursi Ketua DPRD Bursel tentu bukan pekerjaan ringan. Untuk mencapainya, PAN harus meningkatkan perolehan suara secara signifikan di seluruh daerah pemilihan.

Karena itu, Amadhan menegaskan bahwa peningkatan jumlah kursi di setiap dapil menjadi prioritas utama.

PAN Bursel akan mendorong seluruh kader dan struktur partai untuk bekerja lebih dekat dengan masyarakat. Konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat pengurus, tetapi harus menyentuh hingga lapisan paling bawah.

Bagi PAN, suara masyarakat di setiap dapil akan menjadi penentu perjalanan menuju target politik tersebut.

Amadhan menyadari, semakin besar target yang dipasang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul seluruh kader.

Karena itu, ia meminta kader PAN tidak terjebak pada politik yang hanya muncul menjelang pemilu. Kedekatan dengan masyarakat harus dibangun jauh sebelum tahapan pemilu dimulai.

Pertahankan Tradisi Pengusung Kepala Daerah

Selain membidik kursi Ketua DPRD, PAN Bursel juga memasang target untuk mempertahankan posisinya sebagai partai pengusung kepala daerah.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bursel ini menegaskan, PAN tetap ingin mengambil bagian dalam kontestasi Pilkada mendatang dengan mengusung kader terbaiknya.

“Kami tetap akan mempertahankan gelar juara di Pilkada dengan tetap mengantarkan kader terbaik PAN sebagai bupati lagi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PAN Bursel mulai menyiapkan dua jalur kekuatan politik sekaligus, yakni memperbesar representasi di parlemen dan mempertahankan pengaruh dalam pemerintahan daerah.

Namun, Amadhan menyadari bahwa ambisi politik tidak akan berarti tanpa kepercayaan masyarakat.

Karena itu, ia menekankan bahwa target merebut kursi Ketua DPRD maupun mempertahankan posisi sebagai partai pengusung kepala daerah harus dibangun melalui kerja nyata.

“Gerak Cepat Bantu Rakyat” Jadi Fondasi

Semangat tersebut kemudian diterjemahkan PAN Bursel melalui kegiatan sosial dalam rangka HUT ke-28 PAN.

Di tengah perayaan ulang tahun partai, jajaran DPD PAN Bursel memilih berbagi kebahagiaan bersama 280 anak yatim.

Bagi Amadhan, kegiatan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana slogan DPP PAN, “Gerak Cepat Bantu Rakyat”, harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata.

“Harapan kami di usia 28 tahun ini untuk seluruh kader PAN di Bursel agar lebih dekat dengan rakyat, melakukan kerja-kerja yang menyentuh kepentingan masyarakat, sehingga partai ini bisa diterima di semua segmen pemilih,” katanya.

Ia juga memastikan PAN Bursel akan terus mendorong kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam sektor UMKM, nelayan, petani dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan PAN dalam pemerintahan harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pesan DPP adalah gerak cepat bantu rakyat. Itu harus kita wujudkan dengan kerja-kerja nyata,” pungkas Amadhan.

Tantangan Menuju Kursi Ketua DPRD

Target menjadi kekuatan politik terbesar dan merebut kursi Ketua DPRD Bursel kini menjadi pekerjaan rumah besar bagi PAN.

Tiga kursi yang berhasil dikembalikan pada pemilu terakhir menjadi modal awal. Namun, untuk mengubah posisi Wakil Ketua I menjadi Ketua DPRD, PAN membutuhkan tambahan suara dan kursi yang jauh lebih besar.

Konsolidasi internal, penguatan kader di setiap dapil, regenerasi politik, kedekatan dengan masyarakat serta kemampuan menghadirkan kerja nyata akan menjadi faktor penting.

Sebab, pada akhirnya, kursi Ketua DPRD tidak ditentukan oleh besarnya target yang diumumkan, tetapi oleh seberapa besar kepercayaan rakyat yang berhasil dikonversi menjadi suara.

Dan dari peringatan HUT ke-28 ini, PAN Bursel telah mengirimkan pesan politik yang cukup jelas: mereka tidak ingin hanya bertahan, tetapi ingin naik kelas dari sekadar unsur pimpinan menjadi kekuatan politik terbesar di Buru Selatan. (KT/03) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments