Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480


Deklarasi Hari Sumpah Pemuda Akan Hadirkan 10.000 Mahasiswa Sulbar

Polewali Mandar, Kompastimur.com
Polewali Mandar ditetapkan sebagai tuan rumah memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan seminar dan aksi kebangsaan Perguruan Tinggi (PT) melawan radikalisme, di Gedung Dinas (Gadis) dan Lapangan Pancasila 28 Oktober 2017 mendatang.

Berdasarkan hasil rapat panitia pelaksana seminar aksi kebangsaan perguruan tinggi (PT) melawan radikalisme, di gedung mahkamah konstitusi (MK) Universitas Al-asy'ariah Mandar (Unasman) yang dipimpin oleh Rustan Asmaradanta, Minggu, 22 Oktober 2017.

Seminar & aksi dalam rangkaian memperingati hari sumpah pemuda, nantinya akan di hadiri seluruh pimpinan/Rektor PT Se-Sulbar, baik perguruan tinggi maupun swasta.

"Berdasarkan hasil rapat, kita telah menetapkan kabupaten Polewali Mandar sebagai tuan rumah acara seminar dan aksi kebangsaan perguruan tinggi melawan radikalisme. Adapun lokasi pelaksanaan acara seminar dan aksi kebangsaan tersebut, direncanakan bertempat di gedung GADIS dan lapangan Pancasila Polewali Mandar," kata Rustan.

"Kami juga sepakat mengupayakan minimal dapat menghadirkan 5000 atau maksimal 10.000 mahasiswa dalam acara aksi kebangsaan dan deklarasi nantinya," ucap Rustam yang merupakan ketua panitia pelaksana.

Rapat ini di hadiri oleh koordinator steering committee (SC) PT Se-Sulbar yaitu Dr. Hj. Chuduriah Sahabuddin, M.Si mengatakan, seminar dan aksi kebangsaan ini adalah hasil rekomendasi dan kesepakatan kita bersama pada pertemuan sebelumnya, yang di hadiri oleh 3000 lebih pimpinan perguruan tinggi di Bali beberapa waktu lalu.

"Sebagai koordinator SC acara ini, saya tetap mengharapkan bahwa kita sebagai pimpinan PT atau Rektor Se Sulawesi Barat, dapat antusias dalam menyukseskan agenda ini. Karena, aksi ini adalah bagian dari komitmen kita bersama dan hasil rekomendasi dari pertemuan sebelumnya di Bali. Sehingga upaya kita semua sebagai pimpinan PT dapat maksimal dalam menangkal paham radikalisme di kampus yang menjadi kekuatiran bangsa kita," tegas Chuduriah Sahabuddin yang juga Rektor Unasman. (KT-IS)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments