Kepala Dinas
Pemukiman dan Perumahan Rakyat Provinsi Maluku Kasrul Selang mengaku pada tahun
ini pihaknya mendapatkan jatah sebasar 3.000 rumah untuk memperbaiki rumah
warga di sembilan daerah.
Sembilan daerah
di Maluku yang mendapatkan bantuan itu diantaranya Kabupaten Maluku Tengah,
Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat,
Kabupaten Buru, Buru Selatan, Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Maluku
Tenggara. Sedangkan untuk dua sisanya yakni Kabupaten Kepulauan Aru dan
Kabupaten Maluku Barat Daya tidak diberikan bantuan tersebut lantaran
pemerintah setempat telah mendapatkan DAK untuk menangani masalah ini.
Kendati
dianggarkan untuk 3.000 rumah di Maluku, namun setelah pendamping di lapangan
melakukan verifikasi maka ditemukan kelebihan 400 rumah yang harus mendapatkan
penanganan pemerintah. Alhasil, pihaknya mengambil langkah untuk mengefisiensi
anggaran dan menuntaskan 3.400 rumah yang telah didata.
Kelebihan
tersebut terdapat pada wilayah Kabupaten Maluku Tengah dengan jumlah penduduk
terbanyak disusul oleh Kabupaten Seram Bagian Barat.
"Pada tahun
ini, pemerintah Maluku mendapatkan dijatahi 3.000 rumah yang harus direhab,
namun setelah pendamping dilapangan melakukan pengecekan ulang ternyata ada
kelebihan yang mencapai 3.400 rumah. Akhirnya kita efisiensi dan bertekad
menuntaskan 3.400 rumah,"ungkap Selang usai mengikuti Paripurna di DPRD
Maluku, Rabu (25/10).
Dia mengaku,
saat ini pekerjaan tersebut telah mencapai 80 persen sembari mengharapkan bulan
depan seluruh pekerjaan tersebut rampung 100 persen.
"Dulunya
masyarakat tinggal di rumah yang kumuh kini menjadi mewah dengan sentuhan
pemerintah,"tandasnya. (KT-HT)

0 Comments