Pemerintah
Provinsi Maluku kian menargetkan pembenahan pekerjaan dengan adanya peningkatan
pada pendapatan daerah yang ditelah ditargetkan pada perubahan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017.
Hal ini disampaikan
Gubernur Maluku Said Assagaff pada forum Rapat Paripurna Penyerahan Nota
Kesepakatan Perubahan APBD Tahun 2017 yang berlangsung di ruang rapat paripurna
DPRD Maluku, Rabu (25/10).
"Banyak hal
yang perlu dibenahi dan perlu dituntaskan oleh pemerintah dengan peningkatan
perubahan APBD hingga akhir tahun 2017," ujar Assagaff.
Pembenahan
tersebut harus dilakukan lantaran faktor pertimbangan penyesuaian perubahan
APBD dan belanja daerah. Disamping itu, realisasi pendapatan daerah hingga awal
semester II atau 31 juli 2017 telah mencapai 58,51 persen sehingga perlu adanya
proses penyesuaian pada pos pendapatan.
Sementara
itu, Pemerintah Provinsi Maluku kian
menargetkan pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2017 meningkat sebesar Rp. 3,12
Triliun.
Gubernur
mengatakan, pada pos pendapatan daerah direncanakan dalam Kebijakan Umum
Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD naik
sebesar Rp. 3,12 Triliun atau naik sebesar Rp. 259,20 milyar atau 9,06 persen
jika dibandingkan dengan APBD Murni yang telah ditetapkan sebesar Rp. 2,86
Triliun.
Kenaikan
komponen pendapatan daerah bersumber dari beberapa item diantaranya dana
perimbanga. Dijelaskan, dana perimbangan yang semula diperkirakan sebesar Rp. 2,33
Triliun namun pada KUA PPAS APBD Perubahan 2017 naik menjadi Rp. 2,43 Triliun
atau naik Rp. 101.22 milyar atau 4,34 persen.
Disamping itu,
Pendapatan Asli Daerah (PAD) diperkirakan naik menjadi Rp. 669,21 milyar pada
dokumen KUA-PPAS bila pada pencanangan semula sebesar Rp. 519.29 milyar.
Bukan hanya itu,
pos pendapatan yang sah juga ikut naik menjadi Rp 0,3 milyar. Menurut Assagaff,
realisasi pendapatab asli daerah sampai tanggal 31 juli 2017 mencapai 58,51
persen sehingga perlu dilakukan penyesuaian terhadap pos pendapatan yang
diperkirakan sampai pada akhir tahun anggaran 2017 dapat melampaui target yang
telah ditetapkan.
"Kita
harapkan, seluruh pos pendapatan dapat disesuaikan sehingga PAD tahun 2017 dapat
capai target," tandasnya. (KT-HT)

0 Comments