Persatuan Pemuda
Mahasiswa Pelajar Morowali Utara (PPMP Morut – Makassar) menggelar dialogika
sekaligus penyambutan keluarga baru dengan tema membangun semangat intelektual
ditengah era milenial.
Dialogika ini
digelar di Hotel Trisula Makassar (15/10). Sudah menjadi program kerja PPMP Morut
- Makassar yang akan terus dijalankan guna menambah pengetahuan para Pemuda,
Mahasiswa, dan Pelajar Morowali Utara di Kota Makassar untuk bangsa dan negara
khususnya Kabupaten Morowali Utara.
Narasumber yang
hadir adalah Suci Andiewati H. Sabolla, S.Pi., M.Sc yang merupakan alumni The
University Of Hiroshima, Japan & alumni LPDP Republik Indonesia. Suci yang
baru saja menyelesaikan S2 nya di Jepang juga merupakan salah satu penggagas
berdirinya PPMP Morut – Makassar.
Pada kegiatan
dialogika tersebut, turut hadir pula bapak Dr. Hikma Mangani, M.Pd selaku Kabid
Dinas Pendidikan Kota Makassar yang mewakili Walikota Makassar. Beliau turut
hadir, untuk memberikan sambutan sekaligus membuka dengan resmi kegiatan
Dialogika dan penyambutan keluarga baru PPMP Morut – Makassar.
Didalam
sambutannya, Ketua Umum PPMP Morut – Makassar Arief Ibrahim mengatakan, kita
memang orang kampung, kita boleh berasal dari kampung tapi setelah tinggalkan
kampung untuk untuk menuntut ilmu, mental dan kemampuan berpikir kita tak boleh
kampungan. Makanya, tujuan dari dialogika ini adalah untuk membangun semangat
intelektual kita, sehingga kita berupaya agar benar-benar siap untuk menghadapi
era milenial seperti sekarang ini.
Selain itu,
dihadapan ratusan peserta dialogika dan para keluarga baru (mahasiswa baru)
asal Morowali Utara di kota Makassar, Arief Ibrahim juga menyampaikan
permohonan maaf karena tidak ada satupun pemerintah daerah yang hadir untuk
membuka acara tersebut.
“Saya ingin
menyampaikan permohonan maaf untuk adik-adik keluarga baru & teman-teman
PPMP Morut – Makassar yang mengharapkan kehadiran Pemerintah Daerah
ditengah-tengah kita. Banyak upaya yang kami lakukan untuk mengundang
Pemerintah Daerah hadir disini. Baik itu menyurat secara resmi, maupun langsung
via SMS namun sampai saat acara dimulai tak ada konfirmasi akan kehadiran
Pemerintah Daerah Kab. Morowali Utara,” kata Mahasiswa yang berkuliah di
Universitas Muslim Indonesia itu.
“Saya harap
adik-adik dan kawan-kawan asal Morowali Utara tidak berkecil hati. Karena kita
sekarang menuntut ilmu di kota Makassar, mari kita belajar tentang spirit
pelaut tangguh dari negri petarung dikota Makassar, jadikan bekal hidup untuk
kita bawa pulang membangun Morowali Utara
yang jantungnya belum berdetak dengan baik hari ini.” tambahnya.
Selain keluarga
baru dan anggota PPMP Morut – Makassar, dialogika tersebut juga dihadiri oleh
12 Organisasi Daerah asal Sulawesi Tengah di Kota Makassar. Acara tersebut mendapat
apresiasi dari para peserta dialogika karena menghadirkan pemateri yang
berkualitas dan dapat memotivasi para peserta.
Harapannya
setelah dialogika ini diselenggarakan para peserta bisa lebih siap dan
bersemangat untuk terus belajar dan berkarya ditengah Era Milenial.
Semoga PPMP Morut
– Makassar dapat terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif seperti ini
di kota Makassar untuk terus mengaharumkan nama Morowali Utara diperantauan. (KT-D)


0 Comments