Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Pengurus IYU Kritik Banyak Aktifis 'Menjual' Milenial dan Revolusi Industri 4.0

Anya Geraldine / Ilustrasi tokoh Milenial menurut IYU 

Jakarta, Kompastimur.com 
Eliyah Acantha Sampetoding dari Indonesian Youth Updates (IYU) menyatakan seharusnya Aktifis dimasa sekarang fokus melatih pemuda dalam meningkatkan kompetensinya bukan sekedar melempar wacana saja.

“Kadang senyum sih, para aktivis yang mengaku tokoh milenial dan revolusi industri 4.0 tapi tidak mengetahui cara bikin program aplikasi, tidak pernah coding, tidak pernah desain web, tidak pernah pasang kabel, bahkan tidak mengetahui bikin business plan” ungkap Eliyah, Sabtu (10/08/2019)

Eliyah yang saat ini bekerja diperusahaan teknologi menyatakan bahwa Aktifis jangan hanya berwacana membahas Milenial dan Revolusi Industri 4.0 tetapi tidak mengetahui apa yang bisa dilakukannya. Aktivis harus mampu merealisasikan program dengan mengerjakan hal teknis.

Bahkan lebih uniknya lagi menurut Eliyah para Aktifis pergerakan yang sering muncul di media saat ini bukanlah tokoh Milenial.

“Awkarin, Atta Halilintar, Ria Ricis dan Anya Geraldine itu tokoh muda Milenial. Follower IG nya aja lihat. Aktivis yang muncul sekarang lebih cocok di sebut tokoh Milea bukan tokoh Milenial.” jelas Sekertaris DPD Parkindo Sulsel.

Eliyah menjelaskan bahwa Follower IG dan Subscriber tuh minimal ratusan ribu baru bisa disebut tokoh milenial. Begitu juga milenial juga kreatif dalam bertindak dan bekerja, tidak sekedar foto-foto dengan pejabat, tapi karyanya harus berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Aktifis saat ini banyak menjual diri mengaku Milenial dan pemuda era Revolusi Industri 4.0 dalam program kegiatannya, tapi poin-poin diatas tidak bisa dipenuhi.” tutupnya (KT/Rls)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments