Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480


Murad Canangkan Gerakan Maluku Bebas Sampah Plastik


Maluku, Kompastimur.com 
Gerakan “Tabaos Maluku Bebas Sampah Plastik kini dicanangkan oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail. Pencanangan program ini sebagai bentuk kepedulian pemeritah provinsi terhadap lingkungan dari ancaman sampah plasitik yang sudah menjadi isu internasional.

Gerakan ‘Tabaos Maluku Bebas Sampah Plastik’ berlangsung di Kawasan Jembatan Merah Putih (JMP), Kota Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (20/09/2019).

Pencanangan ini dirangkai bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam XVI/Pattimura dan dihadiri sejumlah pejabat dilingkup pemprov Maluku.

Selain itu, hadir dalam pencanangan ini, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI. Marga Taufiq, Kapolda Maluku Irjen Pol. Royke Lumowa, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Sekda Kota Ambon, A.G. Latuheru, para pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, LSM dan Pemerhati Lingkungan.

Gubernur Maluku Murad Ismail dalam arahannya menjelaskan, sampah plastik saat ini telah menjadi masalah global. Bahkan, dari data yang diperoleh, Indonesia merupakan negara penghasil sampah plastik terbesar nomor 2 di dunia setelah China.

Kata gubernur, dengan kedudukan Indonesia sebagai negara penghasil sampah nomor dua di dunia, tentunya sangat memprihatinkan, karena Indonesia merupakan negara kepulauan dan salah satu unggulan adalah pariwisata, terutama wisata bahari dan ini sangat berdampak pada sektor pariwisata tersebut.

“Apa bila kita tidak peduli, maka secara ekonomi maupun ekologi, sampah akan merusak ekosistem kita, sehingga lingkungan rusak dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat secara luas,” ujar gubernur.

Dikatakan, sesuai data yang dihimpun, timbunan sampah per hari di Provinsi Maluku yang meliputi 11 kabupaten/kota, berpotensi menghasilkan sampah sebanyak 81,98 ton per hari dan hal ini sangat berpengaruh terhadap lingkungan.

“Data diatas menggambarkan kepada kita bahwa sudah waktunya ada langkah strategis untuk penanganan sampah secara terpadu, terintegrasi dan kolaboratif terutama penanganan sampah plastik,” ucap Gubernur.

Sehingga, pencanangan gerakan ‘Taboaos Maluku Bebas Sampah Plastik’ yang dirangkai bersamaan dengan HUT Kodam XVI Pattimura, ini sebagai wujud dari komitmen untuk mengajak seluruh masyarakat dan instansi pemerintah, lembaga pendidikan, BUMN dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengurangi sampah plastik.

“Tujuan kita satu yakni mengurangi angka sampah plastik dan membuat lingkungan kita bersih dan sehat,” tutup Gubernur. (KT/12)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments