Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Perkuat Komitmen Bersih Narkoba, Lapas Namlea Gelar Tes Urin Petugas dan Warga Binaan

Namlea - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea menunjukkan keseriusan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan menggelar tes urin terhadap petugas dan warga binaan, Rabu (7/1). Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini guna memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari narkoba.

Tes urin dilakukan terhadap lima orang petugas dan enam warga binaan dengan menggunakan alat tes cepat (rapid test). Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menegaskan bahwa tes urin merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lapas yang aman, bersih, dan berintegritas.

“Narkoba adalah musuh bersama. Melalui tes urin ini, kami kembali menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas Namlea,” tegasnya.

Ia menjelaskan, tes urin bukan sekadar kegiatan insidental, melainkan bagian dari kontrol rutin yang dilaksanakan secara berkala. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh petugas dan warga binaan tetap steril dari narkoba, khususnya bagi warga binaan dengan riwayat perkara narkotika.

“Kami akan terus melakukan tes secara berkala dan acak, baik kepada petugas maupun warga binaan, sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan,” tambah Marasabessy.

Pelaksanaan tes urin tersebut juga merupakan tindak lanjut dari edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang menginstruksikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan untuk melaksanakan tes urin sebagai upaya deteksi dini, penguatan pengawasan, serta peningkatan kepatuhan internal.

Hal senada disampaikan Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Namlea, Heriyanto, yang menyebutkan bahwa pemilihan peserta tes dilakukan secara acak sesuai arahan dari pusat.

“Tes urin ini kami laksanakan sesuai instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pegawai dan warga binaan dipilih secara acak sebagai bentuk transparansi dan keadilan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Namlea kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan War on Drugs serta menjalankan salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments