Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Di Nalbesy, La Hamidi Gaungkan Semangat Produktif dan Persatuan di Bulan Suci

LeksulaRamadan menjadi momentum mempererat persaudaraan dan meneguhkan komitmen membangun daerah. Hal itu tercermin dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan yang digelar di halaman Masjid Nurul Akbar, Desa Nalbesy, Kecamatan Leksula, Selasa (3/3/2026).

Bupati Buru Selatan, La Hamidi, hadir langsung menyerahkan Alquran serta santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah.

Tampak hadir Sekda Buru Selatan Hadi Longa, Wakil Ketua I DPRD Buru Selatan Ahmadan Loilatu, Ketua Klasis GPM Buru Selatan Wendel Lesbassa, Ketua PKK Buru Selatan Wa Uma Hamid, Kapolsek Leksula Iptu Bastian Tuhuteru, para pimpinan OPD, asisten dan staf ahli bupati, Camat Leksula, para kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, hingga masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, La Hamidi menegaskan bahwa pembangunan Buru Selatan membutuhkan kerja kolektif dan dukungan semua pihak. Ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kita terus berjuang ke pemerintah pusat melalui Balai Jalan. Tapi pembangunan harus punya arah dan tematik yang jelas. Harus ada potensi daerah yang kita tunjukkan sebagai kekuatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah tengah mendorong penguatan sektor pertanian dan perkebunan sebagai basis ekonomi masyarakat. Pengembangan pala, palawija, dan pangan menjadi prioritas, disertai dukungan terhadap sektor perikanan dan kemaritiman.

Di Desa Nalbesy sendiri, pemerintah merencanakan pengembangan lahan seluas satu hektare untuk program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat pesisir.

“Kita ingin masyarakat bergerak dan produktif. Kalau ada hasil nyata dari petani dan nelayan kita, itu yang akan kita perjuangkan di pusat,” katanya.

Tak hanya soal pembangunan fisik, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan citra daerah. Ia mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam narasi negatif, terutama di media sosial.

“Jangan kita sendiri yang merendahkan daerah kita. Apa yang kita ucapkan adalah doa. Mari kita bangun optimisme dan saling mendukung,” tegasnya.

Menurutnya, perubahan hanya akan terjadi jika masyarakat memiliki tekad bersama untuk bangkit dan bekerja. Pemerintah, lanjutnya, terbuka terhadap kritik dan gagasan konstruktif demi kemajuan Buru Selatan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu yang berlangsung penuh haru. Momen tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.

Safari Ramadan di Nalbesy pun menjadi panggung kebersamaan di mana pemerintah dan masyarakat duduk sejajar, menyatukan tekad, dan menyalakan harapan bagi masa depan Buru Selatan yang lebih maju dan bermartabat. (KT/05) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments