Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Bupati La Hamidi Buka Musrenbang RKPD 2027, Tegaskan Kolaborasi di Tengah Tekanan Fiskal

Namrole - La Hamidi secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Buru Selatan tahun 2027, Kamis (9/4/2026), di lantai dua Kantor Bupati. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.

Dalam sambutannya, La Hamidi menekankan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan dan aspirasi masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan daerah.

“Musrenbang ini adalah ruang bersama untuk menyatukan gagasan, aspirasi, dan kepentingan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat agar perencanaan pembangunan benar-benar terintegrasi dan berkelanjutan, meskipun saat ini tekanan fiskal sangat tinggi,” tegasnya.

Memasuki periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily, La Hamidi kembali meneguhkan visi pembangunan menuju Buru Selatan yang maju, humanis, dan berkelanjutan. Untuk tahun 2027, pemerintah daerah mengusung tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Penguatan Ekonomi Lokal yang Inklusif.”

Tema tersebut dijabarkan dalam tujuh prioritas utama, yakni peningkatan kualitas dan daya saing SDM, penguatan ekonomi berbasis potensi unggulan, pengembangan UMKM dan kewirausahaan lokal, percepatan penurunan kemiskinan, peningkatan infrastruktur, penguatan tata kelola pemerintahan, serta pembangunan berwawasan lingkungan dan ketahanan bencana.

Bupati juga mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih selektif dan inovatif dalam menyusun program kerja di tengah keterbatasan fiskal akibat pengurangan transfer ke daerah.

“Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bergerak. Yang utama adalah komitmen, kreativitas, dan kesungguhan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah,” ujarnya.

Dalam paparannya, La Hamidi mengungkap kondisi makro daerah yang masih menjadi tantangan. Tingkat kemiskinan Kabupaten Buru Selatan pada 2025 tercatat 14,84 persen, pertumbuhan ekonomi (PDRB) sebesar 4,21 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada di angka 69,36.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi bersama untuk terus mengejar ketertinggalan dan mempercepat pembangunan.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari DPRD, TNI-Polri, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan untuk berperan aktif dalam proses pembangunan.

“Kolaborasi adalah kunci agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan Musrenbang RKPD 2027 ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Ali Awan, pimpinan dan anggota DPRD, unsur TNI-Polri, perwakilan Bappeda Provinsi Maluku, pimpinan OPD, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga insan pers.

Mengakhiri sambutannya, La Hamidi secara resmi membuka Musrenbang RKPD 2027 dengan harapan seluruh proses perencanaan mampu melahirkan kebijakan yang tepat sasaran demi kemajuan daerah.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kabupaten Buru Selatan Tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya. (KT/03) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments