Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480


Granat Nanas Aktif Ditemukan di Objek Wisata Karstubing Bantul, Tim Gegana Lakukan Disposal

Bantul – Sebuah granat tangan jenis nanas ditemukan di kawasan objek wisata Karstubing, Dusun Surobayan, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Senin (6/7/2026). Benda berbahaya tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh dua pekerja yang tengah menggali tanah untuk pembangunan pondasi kamar mandi di area wisata.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan penemuan granat terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah menerima laporan dari pengelola objek wisata, personel Polsek Sedayu langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda DIY untuk melakukan penanganan.

"Benar, pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB telah ditemukan sebuah granat tangan jenis nanas di kawasan objek wisata Karstubing, Dusun Surobayan, Argomulyo, Sedayu. Granat tersebut ditemukan ketika dua orang pekerja sedang menggali tanah untuk membuat pondasi kamar mandi," ujar Rita, Selasa (7/7/2026).

Menurut Rita, kedua pekerja segera menghentikan aktivitas penggalian setelah menemukan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak. Mereka tidak berani memindahkan granat tersebut dan langsung melaporkan temuan itu kepada pengelola objek wisata.

"Setelah menemukan benda mencurigakan tersebut, para pekerja tidak berani memindahkannya. Pengelola objek wisata kemudian segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Sedayu agar dilakukan penanganan sesuai prosedur," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Gegana Satbrimob Polda DIY, granat tersebut merupakan granat tangan jenis nanas yang masih dalam kondisi aktif sehingga harus segera dimusnahkan demi menjamin keselamatan masyarakat.

"Hasil identifikasi dari Tim Gegana menunjukkan bahwa granat yang ditemukan merupakan granat jenis nanas dan masih aktif sehingga harus segera dilakukan disposal demi menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi," jelas Rita.

Granat itu ditemukan dalam kondisi tertanam di dalam tanah dengan kedalaman sekitar 10 sentimeter. Berdasarkan keterangan warga sekitar, benda tersebut diduga merupakan peninggalan masa perang yang selama ini tertimbun di lokasi.

Sebelum proses disposal dilakukan, Tim Gegana bersama personel Polsek Sedayu mensterilkan area penemuan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lain di sekitar lokasi.

Proses pemusnahan berlangsung pada siang hari. Peledakan pertama sekitar pukul 12.50 WIB belum berhasil menghancurkan granat secara sempurna karena yang hancur hanya bagian cangkangnya.

"Pada peledakan pertama, yang hancur baru bagian cangkangnya sehingga Tim Gegana memutuskan melakukan disposal ulang agar seluruh bagian granat benar-benar dinyatakan aman," ujar Rita.

Peledakan kedua kemudian dilakukan sekitar pukul 13.05 WIB. Kali ini granat berhasil dimusnahkan sepenuhnya dan dinyatakan tidak lagi membahayakan masyarakat.

"Setelah dilakukan peledakan kedua, granat berhasil dihancurkan dan dinyatakan sudah tidak membahayakan lagi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan situasi di lokasi tetap kondusif," ungkapnya.

Polres Bantul mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau membawa pulang benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak. Warga diminta segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki keahlian dan peralatan khusus.

"Kami mengimbau masyarakat apabila menemukan benda yang diduga merupakan bahan peledak atau benda mencurigakan lainnya agar tidak disentuh, dipindahkan, maupun dibawa pulang. Segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kompetensi dan peralatan khusus," pungkas Rita. (W) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments