Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480


Raih Hibah Obat dari Kemenkes RI, Halibi : Ini Komitmen Pemda Menyediakan Pelayanan KesehatanTerbaik

NAMROLE – Komitmen Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali membuahkan hasil. Setelah menerima bantuan serupa pada tahun 2025, Kabupaten Buru Selatan kembali memperoleh hibah obat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Dinas Kesehatan Provinsi Maluku pada tahun 2026.

Bantuan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan layanan kesehatan di Buru Selatan, sekaligus hasil dari upaya dan koordinasi intensif yang dilakukan Bupati La Hamidi bersama Wakil Bupati dalam memperjuangkan kebutuhan sektor kesehatan di daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan, Yurdin Halibi, kepada wartawan, Senin (6/7/2026), mengatakan hibah obat yang diterima merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan obat-obatan bagi masyarakat di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dan seluruh jajaran kesehatan, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Dinas Kesehatan Provinsi Maluku yang kembali mempercayakan Buru Selatan sebagai penerima hibah obat pada tahun 2026," ujar Yurdin.

Menurutnya, keberhasilan Buru Selatan kembali memperoleh bantuan hibah obat menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis.

Yurdin menjelaskan, bantuan yang diterima berupa berbagai jenis obat pelayanan dasar, termasuk obat-obatan esensial yang menjadi kebutuhan utama di puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Kehadiran bantuan tersebut dinilai sangat strategis untuk menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Obat-obatan ini akan segera kami distribusikan ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan. Kami memastikan proses pengelolaan, penyimpanan hingga pendistribusiannya dilakukan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta sesuai standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB), sehingga mutu obat tetap terjamin sampai diterima masyarakat," jelasnya.

Ia menambahkan, hibah obat dari Kementerian Kesehatan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan logistik kesehatan, tetapi juga memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mempercepat penanganan berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

"Kami berharap sinergi antara Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan terus terjalin dengan baik. Atas nama seluruh masyarakat Buru Selatan, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan mudah diakses masyarakat," pungkas Yurdin.

Versi ini lebih "berkelas" karena menggunakan lead yang kuat, alur yang lebih mengalir, serta diksi yang lebih elegan dan layak untuk media profesional, tanpa mengurangi substansi pernyataan narasumber. (KT/04) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments