Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480


Turnamen Penalty Kick AMGPM Daerah Buru Selatan Jadi Simbol Sportivitas dan Kebersamaan Kader

Buru Selatan – Euforia Piala Dunia 2026 dimanfaatkan Pengurus Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Buru Selatan untuk menghadirkan ruang yang mempersatukan seluruh kader melalui Turnamen Penalty Kick yang digelar selama dua hari, 8–9 Juli 2026, di halaman Gereja Protestan Maluku (GPM) Imanuel Waenono–Kamlanglale.

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, turnamen ini menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas di kalangan kader AMGPM dan masyarakat. Sebanyak lebih dari 200 peserta mengikuti turnamen setelah pendaftaran dibuka selama satu bulan, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kegiatan yang mengedepankan semangat persatuan tersebut.

Sejak peluit pertama dibunyikan hingga pertandingan terakhir, suasana yang tercipta bukan hanya semangat untuk menjadi pemenang, tetapi juga semangat untuk saling menghargai. Para peserta menunjukkan sikap fair play, saling memberi semangat, berjabat tangan sebelum dan sesudah pertandingan, serta menerima setiap hasil dengan penuh kedewasaan.

Ketua AMGPM Daerah Buru Selatan, Erens J. Tasidjawa, mengatakan turnamen ini diselenggarakan sebagai wadah membangun karakter generasi muda melalui olahraga, sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antarkader AMGPM di seluruh Buru Selatan.

Menurutnya, kemenangan dalam pertandingan hanyalah bagian dari kompetisi, sedangkan tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat ikatan kekeluargaan serta membangun semangat melayani bersama.

"Kami ingin seluruh peserta menjadikan turnamen ini sebagai ruang untuk membangun persaudaraan. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kita tetap menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan sebagai satu keluarga besar AMGPM," ujar Tasidjawa.

Ia berharap nilai-nilai yang lahir selama pertandingan dapat terus dibawa dalam kehidupan berorganisasi, bergereja, maupun bermasyarakat.

Apresiasi juga disampaikan Koordinator Wilayah II Buru–Buru Selatan, Sami Latbual, yang menilai kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai kalangan dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang kemampuan fisik, tetapi juga tentang membangun karakter, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan rasa saling memiliki di antara sesama kader.

"Kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, memperkuat komunikasi antarkader, sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas yang harus terus dijaga dalam setiap aktivitas organisasi," katanya.

Selama dua hari pelaksanaan, turnamen berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Sorak sorai pendukung tidak menjadi pemicu perpecahan, tetapi justru menciptakan suasana yang hangat, di mana seluruh peserta saling memberikan dukungan tanpa menghilangkan rasa hormat kepada lawan.

Pihak kepolisian yang turut mendukung jalannya kegiatan juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, serta semangat persaudaraan sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Turnamen kemudian ditutup oleh Sekretaris Daerah AMGPM Buru Selatan, Pendeta Yohanis Pattinasarany, yang menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan.

Ia mengapresiasi Pengurus Besar AMGPM, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, Majelis Jemaat GPM Waenono–Kamlanglale, Pemerintah Desa Waenono dan Kamlanglale, seluruh Pengurus Cabang dan Ranting AMGPM Wilayah Cabang I Talitakumi, aparat keamanan, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurut Pattinasarany, keberhasilan turnamen bukan hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi dari lahirnya semangat persaudaraan yang semakin kuat di antara seluruh kader AMGPM.

"Turnamen ini membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi alat pemersatu. Sportivitas, kebersamaan, dan kasih sebagai nilai utama harus terus hidup dalam setiap pelayanan dan kehidupan kader AMGPM. Itulah kemenangan yang sesungguhnya," ungkapnya.

Pada akhir kegiatan, panitia memberikan medali, piala, dan bonus kepada para juara I, II, dan III sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih. Namun di atas semua itu, seluruh peserta pulang dengan membawa satu kemenangan yang lebih besar, yakni semakin kuatnya semangat persaudaraan, kebersamaan, dan sportivitas sebagai keluarga besar AMGPM Daerah Buru Selatan. (AL) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments