Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Tegas dan Disiplin, Sikap Wabup Buru Patut Diapresiasi

Oleh :
M R Litiloly
Funsionaris HMI Cabag Namlea


Sikap tegas dan disiplin yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kabupaten Buru,  Amus Besan SH,  dalam lingkup birokrasi sudah tidak asing terdengar di telinga masyarakat.

Beberapa waktu terakhir tepatnya pada kegiatan pembukaan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Siskeudes Tahun 2017, Senin (7/11) di Aula Kantor Bupati,  ia kembali menunjukan ketegasannya dengan menghukum dua aparatur desa karena tertawa saat dirinya memberikan sambutan.

Kejadian ini menunjukan krisisnya mental dan etika para pelayan masarakat yang masih perlu dibenahi.

Langkah Wakil Bupati untuk memberikan hukuman kepada kedua aparatur Desa tersebut patut diberi apresiasi,  sehingga menimbulkan efek jerah dan menjadi contoh bagi yang lain.

Tentunya sebagai mandataris masyarakat Kabupaten Buru yang dipercayakan sebagai pimpinan dalam mengelola pemerintahan, sikap Wakil Bupati Buru tidak bertendensi apapun selain upaya dalam merubah karakter dan mentalitas aparatur dan perbaikan sistim roda organisasi pemerintahan.

Apalagi soal permasalahan birokrasi yang sudah lama berulang dan masih belum tuntas, dan kebanyakan menunjukan perilaku negatif dan dipraktikan oleh para birokrat.

Akibat dari perilaku yang ditunjukan itu, citra dari birokrasi menjadi buruk dimata masyarakat. Perilaku tersebut yaitu birokrasi yang lambat, berbelit-belit, tidak inovatif, tidak peka, inkonsisten, malas, feodal, dan lainnya.

Sikap Wakil Bupati Buru tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi dan proyeksi diri kepada seluruh aparatur, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan dan desa yang notabenenya adalah pelayan masarakat, bukan sebaliknya direspon dengan rasa keluh kesah.

Selain itu, langkah yang diambil Wakil Bupati tersebut diharapkan dapat membawa perubahan mendasar dalam cara berfikir dan cara merasa yang diterjemahkan dalam perilaku dan tindakan nyata para aparatur dalam keseharian kehidupan dalam berbagai aspek, baik perilaku politik, perilaku ekonomi, perilaku pendidikan, perilaku kerja, dan perilaku sosial kemasyarakatan. (*)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments