Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480


Rumah Potong Hewan Beralih ke Tawiri Awal September


Ambon, Kompastimur.com
Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memastikan bulan September 2019 Rumah Potong Hewan (RPH) di desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon akan difungsikan.
“Jadi, sesuai rencana operasional RPH Tawiri akan dimulai September 2019, setelah fasilitas pendukung rampung dalam waktu dekat,” kata Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada wartawan, Selasa (23/7/2019).

Dikatakan, pada komponen pelengkap bangunan RPH dalam proses penyelesaian pembangunan yakni instalasi pembuangan air limbah (IPAL). Sedangkan Pembangunan RPH baru bukan hanya untuk gedung pemotongan tetapi terdiri dari gedung utama yakni kantor, kandang, garasi, IPAL serta parkiran.

“Untuk lokasi RPH yang lama tidak layak untuk aktifitas pemotongan hewan, karena berdekatan dengan pemukiman warga sehingga harus dipindahkan,” ujarnya.
Disamping itu, Standar RPH, tidak boleh berada di tengah pusat kota, dekat dengan permukiman penduduk, perkantoran dan pasar, karena limbah yang dihasilkan dapat menimbulkan masalah.


“Seperti yang kita ketahui Lokasi RPH saat ini berdekatan dengan pemukiman warga sehingga dinilai kurang memadai dan tak layak, tetapi lokasi yang baru jauh dari kawasan pemukiman,” terangnya.

Disampaikan, pembangunan RPH dilakukan untuk mewujudkan pemotongan hewan dengan baik, dalam upaya memenuhi ketersediaan daging yang aman, sehat, utuh serta halal.
Lebih jauh Walikota menjelaskan, keberadaan RPH, untuk menjaga dan mengawasi kegiatan pemotongan hewan agar sesuai dengan prosedur terjamin kesehatan maupun ketentuan lainnya.

“Intinya, kita menginginkan RPH di Ambon harus benar-benar higenis dan dikhususkan untuk pemotongan hewan sesuai standar sampai pendistribusian ,” jelasnya.
“Begitu juga mobil pengangkut daging harus sesuai standar, sehingga daging tidak rusak karena itu penanganan daging harus dilakukan secara higienis, sehingga kualitas daging dapat terjaga dan terjamin mutunya,” tutupnya. (KT/12)
Baca Juga

Post a Comment

0 Comments