Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480



Safari Ramadhan di Ulima, Bupati La Hamidi Tegaskan Persatuan dan Perjuangan Anggaran untuk Ambalau

AmbalauSafari Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Buru Selatan di Desa Ulima, Kecamatan Ambalau, Sabtu (28/2/2026), tak sekadar menjadi agenda keagamaan. Di hadapan warga, Bupati La Hamidi menegaskan komitmen persatuan pasca-Pilkada sekaligus memaparkan secara terbuka tantangan fiskal yang tengah dihadapi daerah.

Dalam kegiatan yang dirangkai dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat itu, Bupati mengajak warga menjadikan Ramadhan sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas sosial dalam semangat hidup orang basudara di bumi Lolik Lalen Feda Fena.

“Ramadhan ini momentum untuk mempererat silaturahmi melalui semangat Kai Wait. Tidak boleh ada sekat-sekat di antara kita,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang muhasabah untuk memperbaiki hubungan kepada Allah (Hablum Minallah) dan hubungan antar sesama (Hablum Minannas). Menurutnya, kekuatan moral dan persatuan sosial menjadi modal utama menghadapi dinamika pembangunan.

Tantangan Fiskal dan Perjuangan ke Pusat

Di hadapan masyarakat Ambalau, Bupati secara lugas memaparkan kondisi fiskal yang berdampak langsung pada pembangunan daerah. Efisiensi anggaran di tingkat nasional, kata dia, berimbas pada keterbatasan belanja infrastruktur di daerah.

Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Bersama Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsilh, pihaknya terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan kementerian serta lembaga di Jakarta guna memperjuangkan kebutuhan Buru Selatan, termasuk Ambalau yang masih membutuhkan banyak pembangunan infrastruktur dasar.

“Kita terus berjuang di pusat agar program prioritas daerah tetap mendapat perhatian,” ujarnya.


Progres Nyata Pemerintahan

Selain tantangan, Bupati juga membeberkan capaian yang telah direalisasikan. Di antaranya pelantikan pejabat tinggi pratama yang sempat tertunda selama tiga tahun, serta pengangkatan 107 CPNS, 532 PPPK penuh waktu tahap satu, 179 PPPK tahap dua, dan 3.776 PPPK paruh waktu.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari penataan birokrasi dan penguatan pelayanan publik agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif.

Tegaskan Akhiri Polarisasi

Dalam suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan, Bupati juga menyinggung pentingnya mengakhiri polarisasi politik pasca-Pilkada. Ia meminta masyarakat Ambalau menjaga kerukunan dan tidak lagi terjebak dalam dikotomi perbedaan pilihan politik.

“Tidak ada lagi perbedaan karena Pilkada. Sekarang saatnya kita bersatu membangun Buru Selatan,” tegasnya.

Safari Ramadhan di Ulima turut dihadiri unsur pimpinan DPRD, Sekda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan kepada warga sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah di bulan suci.

Melalui Safari Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menegaskan bahwa penguatan nilai keagamaan, persatuan sosial, dan perjuangan pembangunan harus berjalan beriringan demi mewujudkan daerah yang lebih sejahtera dan berdaya saing. (KT/04) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments