Namlea – Lapas Kelas III Namlea menerima kunjungan dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Buru dalam rangka sosialisasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, yang berlangsung di Aula Lapas, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Harian Kepala Lapas Namlea, Mustapa La Abidin, dan dihadiri pegawai Lapas bersama rombongan dari BPS Kabupaten Buru.
Dalam sambutannya, Mustapa menyampaikan apresiasi atas kunjungan BPS dan menegaskan kesiapan Lapas Namlea untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui penyediaan data yang akurat.
“Kami turut mengapresiasi bahwa Lapas Namlea juga termasuk salah satu instansi vertikal yang dikunjungi BPS Kabupaten Buru untuk melaksanakan sosialisasi sensus ekonomi tahun 2026 ini. Sebagai satu-satunya UPT Pemasyarakatan di Kabupaten Buru, kami akan mendukung pelaksanaannya dengan menyajikan data-data yang akurat sesuai program-program yang kami laksanakan,” ujar Mustapa.
Sementara itu, Statistisi Ahli Pertama BPS Kabupaten Buru, Herpanidra Fadhilah, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mengacu pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan dilaksanakan setiap 10 tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka 6.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi pelaksanaan sensus ekonomi kelima secara nasional di seluruh Indonesia. Saat ini, BPS Kabupaten Buru tengah melakukan tahapan sosialisasi ke berbagai instansi pemerintah di daerah.
“Kami dari BPS menindaklanjuti surat dukungan dari Bapak Bupati Buru dengan melaksanakan sosialisasi sensus ekonomi ke setiap organisasi perangkat daerah, termasuk di Lapas Namlea. Tahun ini rencananya akan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah tanpa terkecuali, termasuk di Kabupaten Buru,” jelas Herpanidra.
Ia menambahkan, kegiatan sensus ekonomi juga relevan dengan berbagai program pembinaan yang berjalan di Lapas Namlea, seperti usaha penyulingan minyak kayu putih dan program pertanian binaan warga binaan.
“Di Lapas ini terdapat kegiatan ekonomi seperti usaha ketel atau tempat penyulingan minyak kayu putih dan program pertanian, sehingga sangat tepat kami melaksanakan sosialisasi ini,” pungkasnya. (LO)

0 Comments