Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pasang Iklan? Hubungi 085344204480


Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Lewat Pemberdayaan Masyarakat, Dari Ambon hingga Aceh

JAKARTA – Ketahanan energi tidak hanya dimaknai sebagai terjaminnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui penguatan ketahanan sosial dan ekonomi di wilayah operasi. Komitmen tersebut terus dijalankan PT Pertamina Patra Niaga melalui berbagai program Community Involvement and Development (CID) yang mendorong masyarakat mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan.

Di berbagai daerah di Indonesia, Pertamina Patra Niaga menghadirkan program pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat. Mulai dari kampung kreatif di Sumatera Selatan, kawasan hortikultura di Maluku, hingga desa pesisir di Aceh, seluruh program dirancang untuk menciptakan masyarakat yang mandiri sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Di Sugihwaras Creative Village, Kota Palembang, misalnya, Pertamina Patra Niaga mendampingi masyarakat mengembangkan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Berbagai produk bernilai tambah berhasil dikembangkan, seperti madu kelulut, lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah, hingga aneka produk olahan bunga melati.

Program tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga kalangan pemuda sehingga mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.

Ketua RT 06 Sugihwaras sekaligus penerima manfaat program, Munir, mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga yang dinilai telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Kami berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga atas dukungan yang telah diberikan kepada warga. Melalui evaluasi ini, kami juga menyusun rencana agar manfaat program dapat semakin besar dan berkelanjutan bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara di Wayame, Kota Ambon, Pertamina Patra Niaga menjawab persoalan keterbatasan akses air yang selama ini menjadi kendala utama bagi petani. Melalui Program Demplot Hortikultura Wayame, perusahaan menghadirkan fasilitas penyediaan air ramah lingkungan yang dipadukan dengan pendampingan budidaya hortikultura.

Program tersebut membantu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga petani di kawasan tersebut.

Komitmen serupa juga diwujudkan di wilayah pesisir Kota Lhokseumawe, Aceh, melalui Program Gampong Berdikari. Bersama kelompok petambak, Pertamina Patra Niaga mengembangkan budidaya udang vaname semi-intensif dengan dukungan sarana produksi, pelatihan, serta peningkatan kapasitas usaha.

Melalui program itu, produktivitas tambak meningkat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan setiap daerah memiliki tantangan dan potensi yang berbeda sehingga pendekatan pemberdayaan harus disesuaikan dengan kondisi lokal.

Menurutnya, keberhasilan program Community Involvement and Development (CID) tidak semata-mata diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, melainkan dari kemampuan masyarakat untuk tumbuh mandiri setelah memperoleh pendampingan.

"Bagi Pertamina Patra Niaga, keberhasilan program Community Involvement and Development (CID) tidak hanya diukur dari banyaknya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mampu berkembang secara mandiri setelah memperoleh pendampingan. Karena itu, kami selalu memulai dari potensi yang dimiliki masyarakat, kemudian mengembangkannya bersama melalui kolaborasi yang berkelanjutan," kata Kitty Andhora, Senin (29/6/2026).

Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif yang dijalankan perusahaan bertujuan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di lingkungannya.

"Kami percaya bahwa ketika masyarakat bertumbuh dan mandiri, manfaat yang dihasilkan akan terus berkembang, tidak hanya bagi keluarga penerima manfaat, tetapi juga bagi komunitas dan daerah tempat mereka tinggal. Inilah bentuk energi yang sesungguhnya, energi yang menggerakkan kehidupan," tutupnya.

Melalui berbagai program pemberdayaan tersebut, Pertamina Patra Niaga menunjukkan bahwa ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan penyediaan energi bagi masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui investasi sosial yang mampu meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan pembangunan yang berkelanjutan di berbagai daerah Indonesia. (Wit) 

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments